DaerahKota Serang
Trending

Bank Sampah Digital Ubah Limbah Kertas Jadi Tas

SERANG, BANTEN RAYA – Guna memanfaatkan kembali limbah yang ada, Bank Sampah Digital mengubah limbah kertas menjadi tas. Selain itu, limbah kertas juga diubah menjadi polybag.

CEO Bank Sampah Digital Iyadullah mengatakan, pemanfaatan kertas bekas ini terlaksana karena ada kerja sama antara Bank Sampah Digital dengan PT NS BlueScope Indonesia. Dalam kerjasama itu, Bank Sampah Digital akan mengelola sampah kertas bekas atau papersack dari PT NS BlueScope Indonesia untuk kemudian didaur ulang dijadikan  produk bernilai guna pakai. Papersack adalah limbah kertas dari BlueScope yang sudah tidak terpakai.

“Kegiatan  ini bertujuan untuk mendukung gerakan mengurangi sampah plastik dalam penggunaan tas belanja sekali pakai,” kata Iyadullah, Sabtu (5/6/2021).

Iyadullah menjelaskan, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021, Bank Sampah Digital bekerja sama dengan PT NS BlueScope Indonesia me-launching pemanfaatan papersack menjadi paperbag dan polybag. Kegiatan ini dibuka dan diresmikan oleh  Sekretaris Kecamatan Serang Mahfud Wawi.

Vice President Manufacturing & Cilegon Site Leader PT NS BlueScope Indonesia Earl Manongga mengatakan, sebagai bentuk keseriusan dalam kolaborasi ini PT NS BlueScope Indonesia menyerahkan satu unit mesin jahit yang akan digunakan untuk pembuatan paperbag dan polybag berbahan kertas bekas itu.

Selain bekerjasama dalam hal pengelolaan daur ulang PT NS BlueScope Indonesia juga bekerja sama dalam program Sedekah Sampah. Sebuah gerakan sosial yang dijalankan Bank Sampah Digital dan hasilnya disalurkan kepada anak yatim dan duafa.

BACA JUGA: Sampah Liar Kembali Marak di Kota Serang dan Makin Mengerikan 

“Ini merupakan kerja sama yang sangat luar biasa dalam mendukung sustainable lingkungan,” ujar Manongga.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Serang Mahfud Wawi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kerja sama ini antara Bank Sampah Digital dengan PT NS BlueScope Indonesia ini. Dengan kerja sama itu maka terciptalah peluang pekerjaan mengubah sampah yang tadinya tidak berguna menjadi barang baru yang bermanfaat.

“Saya senang banyak Ibu-ibu yang sudah sadar sampah dan mau memilah sampah dari rumah. Semoga ke depannya semakin banyak lagi, perusahaan yang bisa diajak kerja sama dalam pemanfaatan limbah sampah ini,” imbuh Wawi. (tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp