DaerahKota Serang
Trending

Bantu Tetangga Panen Padi, Mahasiswa di Serang Tewas Tersambar Petir

SERANG, BANTEN RAYA- Radi (21) mahasiswa asal Kampung Kecacang, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang tewas tersambar petir, Sabtu (27/3/2021) sore. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Serang ini tewas tersambar petir di sawah, ketika sedang membantu panen padi milik tetangganya.

Kapolsek Kasemen AKP Ugum Taryana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari keterangan yang diperolehnya, kejadian itu bermula saat korban bersama dua temannya sedang membantu tetangganya menjadi kuli angkut hasil panen padi.

“Korban saat itu memanggul padi di tengah sawah milik Haji Lami bersama Sayuni dan Mulyad,” katanya kepada Banten Raya, Minggu (28/3/2021).

Ugum menambahkan, saat kejadian saksi mata mendengar suara gemuruh berulang kali, kemudian ada petir dengan suara keras hingga membuat warga yang ada di sawah ketakutan. 

“Ada petir hanya sekali menyambar ke korban kemudian korban terjatuh,” ujarnya.

Ugum mengungkapkan, setelah tersambar petir, korban tidak bergerak. Bahkan para saksi melihat asap dari tubuh korban. Sambaran petir juga menghanguskan pakaian korban. Warga kemudian berdatangan menolong korban yang diduga telah meninggal di lokasi kejadian.

“Bajunya gosong dan mengeluarkan darah dari mulut, temen korban mencoba untuk menolong tetapi nyawa korban sudah tidak bisa ditolong dan meninggal dunia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, warga kemudian mengevakuasi korban dengan alat seadanya menggunakan sarung dan sebatang kayu, lalu membawanya ke rumah duka yang tidak jauh dari lokasi kejadian. 

“Untuk keluarga sudah ikhlas atas meninggalnya korban akibat musibah tersebut,” jelasnya.

Ugum mengimbau, kepada para petani untuk lebih berhati-hati apabila turun hujan disertai petir. Sebaiknya petani menghentikan aktivitasnya sementara untuk berteduh di tempat yang aman, agar peristiwa itu tidak terulang.

“Bukan bermaksud mengganggu pekerjaan petani, kami hanya mengimbau agar tidak terjadi lagi korban sambaran petir,” imbaunya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp