DaerahKota Serang

Bantuan Keuangan Parpol di Kota Serang Naik Hampir 100 Persen

SERANG, BANTEN RAYA – Meski masih memasuki masa pandemi Covid-19 bantuan keuangan untuk partai politik (parpol) di Kota Serang untuk tahun 2021 naik hampir 100 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Partai Gerindra mendapat bantuan keuangan paling besar karena perolehan suara paling tinggi pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 lalu.

Pelaksana tugas (plt) Kepala Kantor Kesbangpol Kota Serang Alpedi mengatakan, pada 2020 lalu bantuan keuangan untuk parpol hanya Rp3.548 per suara. Sementara 2021 ini angkanya naik menjadi  Rp7.000 per suara.

“Tahun ini bantuan parpol memang naik,” kata Alpedi, Rabu (13/1/2021).

Ia menuturkan, besaran bantuan parpol tidak diatur oleh pemerintah pusat sehingga setiap daerah bisa berbeda satu sama lain. Besaran bantuan parpol sepenuhnya berdasarkan kemampuan keuangan daerah masing-masing dan persetujuan di DPRD.

“Selain karena kemampuan APBD Kota Serang itu juga sudah melalui persetujuan Gubernur Banten,” katanya.

Dengan besaran bantuan partai tersebut, maka Partai Gerindra adalah parpol yang mendapatkan dana paling besar dan Partai Berkarya yang paling kecil. Adapun riannya adalah sebagai berikut. Gerindra dengan perolehan 61.094 suara mendapatkan bantuan parpol sebesar Rp427.658.000, Golkar dengan perolehan 52.268 suara mendapatkan bantuan Rp365.876.000, PKS dengan perolehan 39.909 suara mendapatkan Rp279.363.000, dan PDI Perjuangan dengan perolehan 31.649 suara mendapatkan Rp221.543.000.

Selanjutnya PPP dengan perolehan 28.427 suara mendapatkan bantuan Rp198.989.000, PAN dengan perolehan 28.399 suara mendapatkan Rp198.793.000, Nasdem dengan perolehan 27.656 suara mendapatkan Rp193.592.000, dan Demokrat dengan perolehan 25.851 suara mendapatkan Rp180.957.000.

Lalu PKB dengan perolehan 24.551 suara mendapatkan bantuan Rp171.857.000, Partai Hanura dengan perolehan 17.451 suara mendapatkan Rp122.157.000, dan Partai Berkarya dengan perolehan 14.058 suara mendapatkan Rp98.406.000.

Diungkapkam Alpedi, sementara itu dari 11 parpol di Kota Serang yang mendapatkan bantuan keuangan, tiga parpol yang ada di DPRD Kota Serang sampai saat ini belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) ke Pemerintah Kota Serang melalui Kesbangpol Kota Serang.

Padahal, sesuai dengan Pasal 37 ayat (3) Peraturan Mendagri Nomor 123 Tahun 2018 tentang Perubahan Keempat atas Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bansos yang Bersumber dari APBD disebutkan bahwa pertanggungjawaban (penggunaan dana bantuan hibah bansos untuk parpol) agar disampaikan kepada kepala daerah paling lambat 10 Januari tahun anggaran berikutnya.

Alpedi mengatakan, parpol yang sudah terlebih dahulu menyerahkan LKPJ yaitu PAN, PKS, PKB, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan PPP.  Sementara yang berencana akan menyerahkan LPJ hari ini adalah Partai Nasdem.

“Yang belum sama sekali Partai Hanura, Demokrat, dan Berkarya,” kata Alpedi.

Alpedi mengatakan, berdasarkan aturan, memang tidak ada sanksi yang bisa dijatuhkan kepada parpol yang terlambat menyerahkan LPJ kepada kepala daerah. Karena itu yang bisa dilakukan hanya tetap mengingatkan parpol agar segera menyelesaikan LJP mereka. Bahkan bila perlu memberikan bimbingan bila ada kesulitan yang dialami parpol saat menyusun LPJ.

“Kewajiban kita hanya mengingatkan. Kalau ada yang belum kita bantu,” katanya.

Alpedi mengungkapkan, pada tahun-tahun sebelumnya penyerahan LPJ oleh parpol lancar dan tidak sampai terlambat seperti sekarang. Karena itu bila sampai 15 Januari ada parpol yang belum menyerahkan LPJ maka Alpedi sendiri yang akan mengingatkan ketua parpol.

Kepala Bidang Anggaran Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Serang Salfani membenarkan bahwa anggaran bantuan untuk parpol tahun ini naik dari tahun sebeumnya. Sebenarnya, parpol mengusulkan kenaikan sampai Rp10.000 namun setelah mendapat evaluasi dari Provinsi Banten angkanya di Rp7.000 atau dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Ketua Partai Berkarya Kota Serang Iksan mengakui partainya belum menyerahkan LPJ karena jajaran di bawahnya lambat mengerjakannya. Namun ia menargetkan hari ini LPJ sudah bisa diserahkan ke Kesbangpol Kota Serang. Sementara Ketua Partai Nasdem Kota Serang Roni Alfanto mengaku belum mengetahui perihal apakah partai yang dimpimpinnya itu apakah sudah menyerahkan LPJ atau belum. “Nanti saya cek,” katanya singkat. 

Sementara Ketua Demokrat Kota Serang Amanudin Toha sampai berita ini dibuat tidak mengangkat telepon. (tohir)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp