Kota Serang
Trending

Camat Serang dan Lurah Unyur Bersihkan Sampah Liar Bareng Warga

SERANG, BANTEN RAYA- Camat Serang Farach Richi dan Lurah Unyur Agus Sulaeman bersama warga Kelurahan Unyur membersihkan sampah liar di dekat SD Gempol, Lingkungan Gempol, RT 01, RW 07, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (19/2/21). Tujuan bersih-bersih sampah liar itu untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Camat Serang Farach Richi mengatakan, banyak sampah liar menumpuk di wilayahnya, akibat perilaku masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan, yang bukan pada tempatnya.

“Kami, bersama Pak Lurah Unyur dan masyarakat membersihkan sampah liar ini. Disamping dapat menimbulkan bau, juga menganggu kenyamanan masyarakat karena lingkungannya kotor,” ujar Farach, kepada Banten Raya.

Selain itu, ia menjelaskan, tujuan bersih-bersih sampah ini karena Kecamatan Serang merupakan Ibukota dari Kota Serang, dan merupakan etalase pertama dari Pemprov Banten.

“Saya mendapatkan amanat khusus dari Bapak Walikota untuk menuntaskan masalah sampah di Kecamatan Serang,” ucap dia.

Farach menuturkan, pihaknya telah menetapkan keputusan camat tentang unit reaksi cepat penanganan sampah liar berbasis masyarakat. Di dalam keputusan camat itu menetapkan anggota unit reaksi cepatnya yaitu Camat, Lurah dan RT/RW.

“Di keputusan camat juga mengatur apabila ada pengaduan sampah liar, wajib ditindaklanjuti maksimal 3×24 jam. Apabila di area kelurahan tidak ada tindaklanjut, akan menjadi catatan kinerja lurah. Di keputusan camat juga mengatur unit penerima pengaduan, unit pengendalian, unit pasca pengendalian,” terangnya.

Ia mengatakan, program bersih-bersih sampah liar ini ditargetkan hingga empat bulan kedepan. “Sementara ini saya fokus di Kelurahan Unyur dulu, karena permukimannya padat penduduk,” kata dia.

Lurah Unyur Agus Sulaeman mengatakan, gotong royong bersih-bersih sampah liar ini sudah dilakukan di empat titik. Rencananya untuk di Kelurahan Unyur ada enam titik sampah liar. Di Lingkungan Saptamarga, Unyur, Pamindangan, Kedaung, Cilampang dan Gempol.

“Besok (hari ini) rencana kita ke bawah jembatan tol Kidemang bareng Pak Camat,” kata Agus, dihubungi Banten Raya, kemarin malam.

Ia mengungkapkan, terkait masih banyaknya yang membuang sampah itu akibat tidak membuang sampah pada tempat pembuangan sampah (TPS). Solusinya setelah dibersihkan sampah liar tersebut, ditempatkan kontainer dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pihaknya juga akan membuatkan spanduk larangan membuang sampah di titik lokasi. Selain itu sebagian dibuatkan taman-taman supaya tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Kalau ternyata ada yang kedapatan buang sampah lagi, kita sangsi sosial dengan teguran. Selanjutnya akan kita terapkan sangsi denda sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2010 tentang K3,” jelasnya.

Agus menambahkan, pihaknya pun bekerjasama dengan DLH untuk mengangkut sampahya dan dibuang ke TPSA Cilowong. “Ya kita dibantu armada dari DLH untuk angkutan sampahnya,” tandas dia. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp