Kota Serang
Trending

Cegah Bahaya Hp, Anak-Anak Diajak Latihan Silat

SERANG, BANTEN RAYA – Karang Taruna (KT) Karya Madani, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu dan Padepokan Mustika Medal melakukan kerjasama pembinaan anak-anak dengan memberikan pelatihan olahraga pencak silat.
Pencak silat dipilih karena perkembangan teknologi dengan merebaknya handphone (Hp) telah mengubah kebiasaan anak-anak yang cenderung negatif.

Kerjasama itu ditandai dengan silaturahmi dalam acara Gembrung yang dilakukan Padepokan Mustika Medal, di Padepokan Mustika Medal, Kampung Larangan, Desa Harjatani, Sabtu (10/4) malam
Gembrung merupakan acara pentas seni silat untuk menutup acara latihan selama bulan suci Ramadhan.

Ketua panitia ulang tahun KT Karya Madani, Nadif mengungkapkan, acara tersebut merupakan rangkaian acara ulang tahun KT Karya Madani yang pertama.
Selain acara silaturahmi yang digelar dalam acara Gembrung oleh Padepokan Mustika Medal itu, sebelumnya juga telah mengadakan acara kerja bakti dengan melakukan bersih-bersih jalan dan selokan bersama aparat Desa Harjatani.

“Kita juga akan mengadakan acara santunan yang akan diadakan pada bulan puasa nanti,” kata komandan regu (Danru) keamanan di salah satu perusahaan Krakatau Steel (KS) ini.

Nadif juga mengungkapkan, acara tersebut terselanggara atas bantuan dan kerjasama dengan sejumlah perusahaan dan donatur yang ada di wilayah Desa Harjatani.
Selain kegiatan dalam rangka ulang tahun ini, pihaknya juga telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan untuk program lainnya, seperti pelatihan dan pemagangan.

“Kita telah menyusun berbagai program kegiatan, terutama bidang sosial dan kepemudaan. Semoga pihak desa dan juga perusahaan yang ada di wilayah Desa Harjatani juga terus mendukung program-program kita,” tegasnya.

Wakil Ketua KT Karya Madani, Dudi Mulyadi mengungkapkan, selain untuk olahraga beladiri, pihaknya melakukan kerjasama dengan padepokan itu bertujuan untuk memberikan kegiatan positif kepada anak-anak, ditengah merebaknya game online dan keberadaan gawai.

“Saat ini kita tidak pungkiri perkembangan teknologi seperti handphone telah mengubah kebiasaan anak-anak kita, yang cenderung sibuk dengan handphone. Selain merusak kesehatan karena cahaya radiasi, tentu keseringan bermain game online juga merusak mental atau psikologinya. Makanya, kita bekerjasama dengan padepokan ini untuk alternatif bagi orangtua yang ingin kegiatan positif bagi anak-anaknya,” ungkapnya.

Dikatakan, Padepokan Mustika Medal saat ini melatih atau membina anak-anak, selain dari kampung sendiri juga dari kampung luar.

Selain pencak silat, Padepokan Mustika Medal juga mengajarkan seni palang pintu untuk menyambut pengantin dalam acara resepesi pernikahan, dan hiburan khas Banten, yakni Debus.

“Padepokan ini juga telah memiliki sejumlah prestasi dalam berbagai lomba seni budaya dan bela diri di luar. Oleh karena itu, kita ingin mengembangkannya bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan Padepokan Mustika Medal Abah Masura menyampaikan terima kasihnya atas perhatian dari KT Karya Madani. Ia juga berharap, kerjasama dalam hal pembinaan anak-anak itu bisa dilakukan.

“Saya mengucapkan terima kasih, semoga kita bersama-sama mendidik anak-anak khususnya dalam bidang olahraga beladiri pencak silat,” ungkapnya.

Abah -panggilan akrab Abah Masura, juga mengaku akan mendukung penuh kegiatan KT Karya Madani. (*/marjuki)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp