Banten SportDaerahKota Serang

Dana Hibah Terus Merosot, Pembinaan Atlet Terancam Kurang Optimal

SERANG, BANTEN RAYA – Anggaran dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Serang tiap tahun terus merosot. Hal tersebut dikhawatirkan dapat berimbas terhadap pembinaan olahraga di Kota Serang.

Wakil Ketua II KONI Kota Serang Gusti Endra mengatakan, pihaknya mendapat anggaran dana hibah dari Pemkot Serang senilai Rp1,25 miliar dari APBD Kota Serang tahun anggaran 2021. Alokasi tersebut dinilai masih kurang cukup, mengingat tahun depan KONI Kota Serang akan menghadapi multi event Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua dan menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkot) Serang.

“Tahun 2020 KONI mendapat anggaran Rp2,5 miliar. Tahun depan KONI dapat anggaran Rp1,25 miliar. Jelas ini sangat jauh untuk melakukan pembinaan atlet karena tahun depan ada PON, terus kita akan menggelar Porkot,” kata Gusti Endra, dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengkot PABSI, PABERSI, dan PBFI Kota Serang 2020-2024 di Aula An Nazhif, PKPRI Kota Serang, Rabu (23/12/2020).

Meski anggaran minim, pihaknya meminta cabang olahraga (cabor) PABSI, PABERSI dan PBFI dapat mendulang prestasi bergengsi salah satunya di PON. 

“Tapi Insya Allah dengan niat dan tekad, tidak ada yang tidak mungkin,” jelas dia.

Gusti pun mewanti-wanti kepada seluruh cabor untuk tidak mudah tergoda melego atlet andalannnya keluar daerah lain. Sebab, jika hal tersebut sampai terjadi maka Kota Serang terancam kehilangan peluang meraih medali emas.

“Kami ingin dibina terus, jangan sampai lari ke daerah lain. Itu banyak terjadi di PON 2021 di Papua. Kita berharap untuk atlet Kota Serang dan Provinsi Banten tetap membela di Kota Serang walaupun dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Walikota Serang Syafrudin menyatakan, pihaknya sangat konsen terhadap pembinaan olahraga di Kota Serang. Terbukti pihaknya memberikan dana hibah untuk KONI Kota Serang tahun depan sebesar Rp2,5 miliar.

“Tetap anggaran hibah untuk KONI Kota Serang sebenarnya Rp2,5 miliar tahun depan 2021. Hanya memang terpecah terbagi dua, yang Rp 1,25 miliar di KONI Kota Serang, yang Rp 1,25 miliar di Disparpora (Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraha) Kota Serang untuk menambah nutrisi atlet,” kata Syafrudin.

Ia menyebut, untuk agenda olahraga tahun depan yang akan diadakan di Kota Serang adalah hanya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2021. 

“Kalau porkot tahun depan tidak ada. Jadi nanti popda kewajiban kita hanya membuka dan menutup. Segala sesuatu pembiayaannya dari Pemprov Banten,” ungkap dia.

Meski demikian, pihaknya menjanjikan anggaran pada Perubahan APBD 2021 dengan menambah dana hibah KONI Kota Serang. 

“Sebenarnya apa yang saya sampaikan inginnya besar, hanya memang sekarang ini agak sulit, jadi mudah-mudahan tahun 2022 atau di anggaran perubahan 2021 bisa nanti ditambah,” tandasnya. 

Ia juga berharap seluruh cabor dapat meningkatkan prestasi mulai dari tingkat kota sampai internasional. “Saya berharap prestasi yang diraih Rizki Juniansyah ini bisa terus ditingkatkan dan diikuti oleh cabor lainnya,” tandas dia. (harir)

 

Related Articles

Back to top button