DaerahKota Serang
Trending

Dapat Restu Pemerintah Pusat, Pemkot Serang Segera Bangun Fly Over Frontage Unyur

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan akan membangun fly over di ruas Jalan Frontage di Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang. Kepastian ini diperoleh setelah Pemkot Serang mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat saat melaksanakan video konferensi di ruang kerja walikota, Setda lantai 2, Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu (24/3/2021). 

Informasi yang dihimpun, restu untuk realisasi program itu disampaikan oleh Direktur Prasarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI saat gelar pembahasan permohonan izin pembangunan perlintasan tidak sebidang kereta api atau fly over bersama Direktur Prasarana Perkeretaapian dan Kasubdit Jalur dan Bangunan KA Wilayah I . 

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Direktur Prasarana Perkeretaapian akan mengeluarkan izin terkait dengan pembangunan fly over dan simpang sebidang di ruas jalan frontage Kelurahan Unyur.

“Perjalanan kami dari 2017 sampai 2021 belum ada kejelasan. Tetapi Alhamdulillah dengan surat yang terakhir yang kami layangkan kaitannya dengan izin. Izinnya juga ada harapan akan dikeluarkan izinnya,” kata Syafrudin, kepada Banten Raya, usai acara.

Ia menjelaskan, izin yang dilayangkan Pemkot Serang kepada Direktur Prasarana Perkeretaapian ada dua. Yakni izin membuat fly over, dan izin simpang sebidang sementara sebelum pembangunan fly over. 

“Kami ingin mendapat izin untuk simpang sebidang sementara dulu,” ucap dia.

Hanya saja, sambung Syafrudin, perihal izin simpang sebidang, pihaknya harus terlebih dahulu melengkapi dokumen-dokumen persyaratan yang harus dilengkapi. Kemudian setelah menerima surat izin pihaknya akan melengkapi berkas, mudah-mudahan dalam di April ini bisa keluar izinnya. 

“Insya Allah bisa kalau menurut pembicaraan tadi kayaknya, selama memenuhi syarat kayaknya bisa tahun ini,” katanya.

Kaitan dengan anggaran untuk pembangunan fly over, hal itu direncanakan di biayai oleh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (KemenPUPR).

“Itu dari DAK (dana alokasi khusus). Kemudian kalau operasional pada saat ini izin sementara ini kami yang akan mengerjakan,” tandasnya. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp