DaerahKota Serang

Encop Sofia Raih Penghargaan Gender Championship Banten 2020  

SERANG, BANTEN RAYA – Encop Sofia, anggota DPRD Provinsi Banten daerah pemilihan Kota Serang, meraih penghargaan Gender Championship 2020 dari Pemprov Banten. Penghargaan tersebut diberikan dalam memperingati Hari Ibu ke-92 tahun 2020 tingkat Provinsi Banten di Plaza Aspirasi, KP3B, Kota Serang, Kamis (17/12/2020).

Penghargaan kategori gender champion sendiri diberikan kepada seseorang yang memiliki pengaruh dan kepedulian. kemudian memberikan perhatian khusus serta secara aktif mempromosikan serta menggerakkan pihak-pihak lain untuk ikut terlibat dalam mendorong pelaksanaan program dan kegiatan yang responsif gender. 

Selain Encop yang mewakili unsur DPRD Provinsi Banten, ada pula sejumlah tokoh perempuan lain yang mendapatkan penghargaan yang sama. Mereka adalah Niniek Nuraini Wahidin Halim mewakili unsur Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten. Adde Rosi Khoerunnisa dari unsur Badan kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten dan Enggar Utari dari unsur akademisi.

Menanggapi penghargaan ini, Encop mengaku sangat senang dan bangga karena dianggap layak oleh Pemprov Banten menjadi salah satu tokoh yang diberikan penghargaan gender championship 2020. Ia berharap, dengan penghargaan ini akan menjadi inspirasi bagi dirinya dan teman-teman perempuan lain di Banten untuk istikamah dan tetap berjuang melakukan pembedayaan peempuan di berbagai bidang.

“Walaupun saya melihat bahwa saat ini sudah mulai banyak perempuan yang maju di Banten terutama di bidang politik dan lainnya,” kata Encop.

Meski dunia perempuan saat ini sudah maju dibandingkan dengan periode sebelumnya, tetapi menurut Encop kemajuan itu tetap harus disempurnakan lagi. Ia mencontohkan kuota perempuan di parlemen sampai saat ini belum tercapai. Ia menyatakan, salah satu penyebabnya karena masih ada partai politik yang tidak ramah perempuan. Penyebab lain masih banyak masyarakat yang meragukan kemampuan perempuan di politik. Ini membuat suara perempuan tidak begitu signifikan.

“Solidaritas perempuan juga lemah sehingga banyak perempuan potensial tidak didukung juga oleh para perempuan,” ujarnya.

“Saya berharap mudah-mudahan semua perempuan dan masyarakat Banten memberikan kesempatan kepada perempuan untuk mengoptimalkan kemampuan agar bisa memberikan sumbangan kepada Banten khususnya atau Indonesia pada umumya,” tutur politisi Partai Gerindra ini menambahkan. (tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp