DaerahKesehatanKota Serang
Trending

Hasil Keluar 5 Menit, Begini Cara Kerja Tes Covid-19 GeNose di Terminal Pakupatan

SERANG, BANTEN RAYA- Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang, akan memeriksa penumpang bus secara acak menggunakan alat tes GeNose C19. Alat ini lebih cepat dalam menampilkan hasil dengan waktu kurang dari lima menit.

Petugas jasa kesehatan Terminal Tipe A Pakupatan Pipin mengatakan, alat GeNose C19 mampu mengeluarkan hasil pemeriksaan Covid-19 kurang dari lima menit setelah breathing bag dimasukkan ke alat scaning GeNose C19.

“Waktu scaning tidak mencapai lima menit langsung ketahuan hasilnya apakah positif atau negatif Covid-19,” kata Pipin saat melakukan penginstalan perangkat lunak GeNose C19, di Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang, Senin (26/4/2021).

Pipin mengungkapkan, cara kerja GeNose C19 adalah orang yang akan diperiksa cukup meniup breathing bag. Caranya harus bernapas terlebih dahulu sebanyak dua kali. Lalu saat bernapas ketiga kali itulah napas ditiupkan ke breathing bag. Sehingga hanya napas ketiga yang akan dimasukkan ke breathing bag. Setelahnya breathing bag dimasukkan ke alat yang disebut GeNose C19. Alat itu terhubung dengan komputer atau laptop yang juga terhubung ke internet.

“Breathing bag hanya digunakan sekali pakai dan hanya untuk satu orang. Setelah digunakan breathing bag harus dibuang,” katanya.

Pipin mengungkapkan, alat GeNose C19 sangat sensitif dengan bau-bauan. Ia tidak boleh terkontaminasi bau-bauan, seperti aroma sabun cuci tangan, sabun mandi, parfum, asap rokok, dan bau-bauan lain. Sebab bila bau-bauan asing masuk ke alat itu, maka akan muncul tanda berwarna orange atau merah. Bila tanda ini muncul dan tetap dilakukan pemeriksaan, maka hasilnya akan selalu positif Covid-19.

“Kalau tandanya berwarna biru atau ada tanda seru berarti ready dan bisa digunakan,” katanya.

Baca juga

Siap-siap! Mulai Hari Ini, Terminal Pakupatan Terapkan Tes GeNose Secara Acak

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Pakupatan Waluyo Dyanto mengatakan, pemeriksaan penumpang bus dengan menggunakan GeNose C19 dilakukan sebagai upaya pengetatan sebelum tanggal 6 Mei 2021. Di mana pada tangal itu masyarakat dilarang mudik oleh pemerintah. Pemeriksaan penumpang bus akan dilakukan secara acak mengingat terbatasnya breathing bag GeNose yang tersedia. (tohir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp