Kota Serang

Ini Langkah Polda Banten Terkait Perayaan Natal dan Tahun Baru

SERANG, BANTEN RAYA- Menjelang libur natal dan tahu baru 2021, Polda Banten dan Polres Jajaran menggelar rapat koordinasi kesiapan operasi lilin tahun 2020 yang digelar di Mapolda Banten, Senin (14/12). Dalam rapat tersebut terungkap, kepolisian akan membatasi kunjungan ke tempat wisata guna mencegah kerumunan. Kepolisian juga tidak mengeluarkan izin keramaian perayaan tahun baru 2021.

Baca Juga: Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru di Lebak

Kapolda Banten Irjen Fiandar mengatakan, pengamanan menghadapi natal dan tahun baru saat ini berbeda dari tahun sebelumnya, dikarenakan sedang pandemi Covid-19. Uuntuk itu pihaknya akan melakukan pembatasan kegiatan.

“Negara sudah berupaya untuk menanggulangi pandemi Covid-19 dengan total anggaran hampir Rp750 triliun, maka dari itu jangan biarkan oknum-oknum yang belum menerapkan protokol kesehatan dibiarkan begitu saja,” katanya saat melaksanakan rapat operasi lilin.

Fiandar menambahkan, dalam menanggulangi pandemi Covid-19 sangat perlu kerjasama yang baik dengan instansi terkait, sehingga dapat meminimalisasi penyebaran virus korona di wilayah hukum Polda Banten.
“Lakukan monitoring tempat pariwisata di masing masing wilayahnya, sehingga tidak terjadi kerumunan (pembatasan) masyarakat,” tambahnya.

Fiandar mengungkapkan dalam melaksanakan pengamanan natal dan tahun baru, petugas harus menggunakan SOP dan menjaga body system. Apabila Jajaran Polres mengalami kekurangan personel agar mengajukan penambahan personel ke Polda Banten. “Ditekankan untuk tidak mengeluarkan izin keramaian masyarakat yang mengundang kerumunan (saat natal),” ungkapnya.

Sementara itu, Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Amiludin Roemtaat mengatakan, operasi lilin mulai digelar pada 21 Desember. Polda Banten dan jajaran Polres akan mengerahkan 932 personel untuk mengamankan natal dan tahun baru.

“Perkiraan ancaman pada natal dan tahun baru di antaranya penyebaran Covid-19, aksi teror terhadap masyarakat dan anggota Polri, kenaikan harga sembako,” katanya.

Roemtaat mengungkapkan, Polres di wilayah Polda Banten akan mendirikan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos pengaturan lalu lintas guna meminimalisasi terjadinya kemacetan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Lokasi dan tempat ibadah yang digunakan perayaan natal di wilayah hukum Polda Banten terdiri berjumlah 93, di antaranya 41 gereja dan 52 digunakan untuk perayaan natal. Terdapat 10 lokasi rawan kemacetan di wilkum Polda Banten mulai dari gerbang tol Balaraja Timur sampai gerbang tol Merak,” ungkapnya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp