DaerahKota Serang
Trending

Insentif RT hingga Guru Ngaji di Kota Serang 3 Bulan Belum Cair

SERANG, BANTEN RAYA – Pencairan insentif bagi ketua RT, RW, guru ngaji, marbot masjid, kader posyandu, dan pemandi jenazah di Kota Serang belum kunjung cair. Keterlambatan penyaluran dana tersebut terjadi lantaran adanya kendala pada penerapan sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) Pemkot Serang belum berjalan optimal.

Ketua RT 04/05, Lingkungan Perumahan Lebak Tirta, Kelurahan Terondol, Rohman mengatakan, pencairan insentif RT/RW biasanya dirapel per tiga bulan sekali. Pencairannya biasanya dilakukan diawal bulan pertama pada triwulan berikutnya.

“Biasanya ya (untuk triwulan pertama) awal bulan April udah cair. Ini mah sudah dua minggu lebih belum cair,” ujar Rohman kepada Banten Raya, Minggu (18/4/2021).

Ia mengungkapkan, akibat telatnya pencairan insentif kini dia terpaksa pihaknya menggunakan anggaran untuk operasional yang ada. Rohman berharap, ke depan insentif bisa dicairkan setiap bulan, tak lagi dilakukan tiga bulan sekali.

“Ya yang ada aja dulu dipake. Abis gimana lagi masyarakat juga harus dilayani. Kalau bisa kepengennya honor RT itu tiap bulan dikeluarkannya, dan kalau bisa jangan sampai telat keluarnya,” harap dia.

Lurah Unyur Agus Sulaeman membenarkan, bahwa pencairan insentif RT/RW dan profesi lainnya belum cair. Hal serupa juga terjadi di kelurahannya. “Semua belum bisa diajukan karena terkendala (penerapan) SIPD,” kata Agus.

Baca juga

Sistem Penatausahaan Keuangan Jadi Biang Kerok, Program Pemulihan Ekonomi Belum Bisa Jalan

Agus mengaku, banyak wargna yang menanyakan kepastian pencairan insentif. Ia merinci, adapun jumlah penerima insentif terdiri atas RT 144 orang, RW 30 orang, pemandi jenazah 117 orang, marbot 39 orang, guru ngaji 339 orang, dan kader posyandu 130 orang.

“Biasanya awal April sudah kita bayarkan. Kita kasih pengertian, sistemnya yang bermasalah, mereka ngerti sih walau pada berharap. Guru ngaji Rp150 ribu per orang per bulan, marbot Rp100 ribu per bulan per orang, pemandi jenazah Rp100 ribu per orang per bulan. Lalu RT/RW Rp250 per orang per bulan dan kader posyandu Rp120 ribu per orang per bulan,” tandasnya. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp