DaerahKota SerangSerang
Trending

Jelang Ramadan, 30 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan dari Hotel

SERANG, BANTEN RAYA- Diduga dijadikan tempat prostitusi, sejumlah hotel di wilayah Kabupaten dan Kota Serang dirazia polisi, Minggu (11/4/2021) dini hari. Hasilnya, sebanyak 30 pasangan bukan suami istri (pasutri) berhasil diamankan.

Puluhan pasutri itu diamankan dari razia yang dilaksanakan oleh Polres Serang Kota dan Polres Serang, sesuai dengan wilayah hukumnya masing-masing. Polres Serang Kota mengamankan 15 pasangan. Begitu pula dengan Polres Serang yang mengamankan sebanyak 15 pasangan.

Kasat Binmas Polres Serang AKP Bhakti Yasa Saputri mengatakan, 15 pasangan itu diamankan dari sebuah penginapan dan warung remang-remang di wilayah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. 

“Mereka kita pergoki tengah berduaan di dalam kamar. Setelah kita periksa, mereka tidak bisa menunjukkan surat nikah,” katanya kepada Banten Raya, Minggu (11/4/2021).

Menurut Bhakti, pasangan yang terjaring operasi tersebut diamankan ke mapolres dan dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, pasangan bukan suami istri itu merupakan warga lokal dan ada yang berasal dari Tangerang, Lampung, Pandeglang, Jakarta, Bekasi, Jawa Tengah dan Palembang.

“Kebanyakan mereka pendatang. Setelah kita bawa ke Mapolres Serang, mereka kita lakukan pendataan dan pembinaan. Mereka diingatkan harus bisa memperbaiki kebiasaan buruknya,” ujarnya.

Bhakti menegaskan, sesuai perintah pimpinan, operasi ini akan dilaksanakan secara rutin. Apalagi saat bulan Ramadan, target razia adalah premanisme, minuman keras, prostitusi, gepeng serta titik-titik rawan kejahatan untuk menekan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Dalam kegiatan ini, kita juga mengamankan ratusan minuman keras (miras) di Kampung Ciroke, Kecamatan Kibin, di gudang milik Nakrawi, warga Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Serang Kota AKP Suharto mengatakan, 15 pasangan itu diamankan dari salah satu hotel di Kota Serang, pada Minggu (11/4/2021) dini hari. 

“Sebanyak 15 pasangan bukan suami istri berhasil kami amankan di Hotel Bintang Semesta,” katanya.

Suharto menjelaskan, operasi ini menyasar ke beberapa titik keramaian dan rawan seperti Alun-Alun Kota Serang, toko jamu, Stadion Ciceri dan warung tuak di Taman Banten Lestari (TBL). 

“Kita mengamankan minuman keras jenis anggur dan tuak sebanyak belasan botol,” jelasnya.

Suharto menegaskan, kegiatan ini akan terus dilakukan mengingat bulan suci Ramadan akan tiba dan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten yang madani.

“Di bulan suci Ramadan jangan dikotori oleh penyakit-penyakit yang bikin meresahkan warga,” tegasnya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp