DaerahEkonomi & BisnisKota Serang
Trending

Kemarin Cabai dan Daging Sapi, Sekarang Giliran Harga Ikan Mas yang Ikutan Naik

SERANG, BANTEN RAYA- Sudah sebulan stok ikan mas di pasaran kosong. Hal ini mengakibatkan harga ikan mas merangkak naik.

Seperti diketahui, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Cabai rawit misalnya yang pekan lalu tembus Rp90.000 per kilogram (kg). Pun demikian dengan daging sapi dan kerbau yang tembus Rp120.000 per kg. Bahkan pada pedagang sapi dan kerbau di sejumlah daerah di Banten menggelar mogok jualan sebagai bentuk protes.

Penjual ikan di Pasai Induk Rau (PIR) Iik mengatakan, ia biasa mendapatkan ikan mas dari Cianjur, Jawa Barat. Namun karena saat ini stok ikan mas sedang kosong dan sulit didapat, maka ia terpaksa menjajakan ikan mas yang berukuran kecil.

“Sudah sebulan stok ikan kosong, makanya ikan yang kecil-kecil juga kita jual,” kata Iik, Minggu (24/1/2021).

Karena stok kosong sedangkan permintaan akan ikan masih terus stabil, maka harga ikan pun merangkak naik. Semula harga ikan emas hanya Rp32.000 per kg, namun saat ini menjadi Rp38.000 per kg.

Iik mengungkapkan, setika stok ikan mas masih banyak di pasaran, ia mengaku bisa menjual ikan emas hingga 80 kg per hari. Namun sejak stok ikan mas berkurang, ia hanya bisa menjual 40 kg per hari. “Jadi efeknya bukan cuma ke pembeli, tapi ke kami sebagai pedagang juga,” katanya.

Upi, warga Kota Serang yang memiliki warung makan mengaku sudah hampir sebulan tidak membeli ikan mas karena ukurannya kecil-kecil. Ia mengatakan, tidak mau membeli ikan berukuran kecil karena susah menjualnya. “Kalau ukurannya gede dijual rada mahal masih ada untung. Kalau ukurannya kecil dijualnya mahal susah,” katanya.

Upi mengaku sejak musim hujan belakang ini keberadaan ikan mas di Pasar Rau tidak pernah ia lihat. Padahal biasanya ketika musim kemarau atau musim panas, ikan mas berukuran besar dengan mudah ia temui di pasaran.

Ada banyak alasan yang disampaikan pedagang mengapa hanya ikan berukuran kecil yang dijual. Salah satunya karena musim hujan menyebabkan pendistribusian ikan dari daerah penghasil ke pasaran di Banten sulit dilakukan karena adanya musibah banjir dan sebagainya. 

“Biasanya kalau musim kemarau malah banyak ikan mas dan murah-murah,” katanya. (tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp