Kota SerangNasional
Trending

Kena Reorganisasi, Satu Kantor Pajak di Banten Ditutup

SERANG, BANTEN RAYA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara resmi mereorganisasi instansi vertikalnya di sejumlah wilayah di Indonesia mulai hari ini Senin, 24 Mei 2021. Ada satu Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Provinsi Banten yang dihentikan akibat adanya reorganisasi ini.

Dalam siaran pers yang diterima bantenraya.com, terdapat 24 KPP di sejumlah wilayah di Indonesia yang dihentikan operasinya, di antaranya KPP Pratama Medan Kota, Bekasi Selatan, Purworejo, dan lainnya. Untuk di Provinsi Banten, satu KPP yang dihentikan yaitu KPP Pratama Cikupa yang kemudian digabung ke unit KPP Pratama Kosambi dan KPP Pratama Tigaraksa.

“Sehingga wajib pajak yang terdaftar pada KPP yang dihentikan operasinya akan dipindahkan ke KPP yang masih beroperasi sesuai wilayah administrasi tempat wajib pajak terdaftar,” kata Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, Senin (24/5/2021).

Selain ada yang dihentikan operasionalnya, terdapat juga sembilan unit kantor yang mengalami perubahan nama sehingga buat wajib pajak hanya mengalami perubahan nama KPP terdaftar. Unit kerja yang mengalami perubahan nama itu di antaranya adalah KP2KP Martapura yang berubah menjadi KP2KO Ogan Komering Ulu Timur, KP2KP Tual menjadi KP2KP Langgur, dan KP2KP Kedaton menjadi KP2KP Bandar Lampung Dua.

Selain itu, terdapat pula penambahan 18 KPP Madya sehingga wajib pajak yang terdaftar pada beberapa KPP Madya akan dipindahkan ke KPP Madya yang baru. Wajib pajak yang diadministrasikan pada KPP Madya ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak.

Adapun penambahan KPP Madya yang baru itu di antaranya adalah KPP Madya Dua Tangerang, KPP Madya Dua Medan, dan KPP Madya Bandar Lampung. (tohir)

Related Articles

Back to top button