DaerahKota Serang
Trending

Kerap Buat Macet, Parkir Pinggir Jalan Protokol Kota Serang Meresahkan

SERANG, BANTEN RAYA – Masyarakat Kota Serang mengeluhkan masih banyaknya kendaraan yang parkir pinggir jalan protokol di Kota Serang. Selain mengganggu pemandangan, adanya parkir di pinggir jalan protokol juga membuat jalan menyempit, sehingga sering menimbulkan kemacetan.

Warga Kota Serang Ramadhani mengaku kesal melihat adanya kemacetan yang terjadi di jalan protokol yang ada di Kota Serang yang disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang parkir di pinggir jalan raya. Salah satu titik yang kerap kali menimbulkan kemacetan adalah jalan protokol yang ada di sekitar Simpang Empat Ciceri.

“Kalau sudah lampu merah antreannya jadi makin panjang bahkan suka susah lewatnya,” kata Dani, belum lama ini.

Dani meminta kepada Dinas Perhubungan untuk segera menerbitkan aturan larangan parkir di jalan protokol. Dengan larangan semacam ini diharapkan arus lalu lintas di jalan protokol bisa lebih lancar bila tidak ada kendaraan yang terparkir.

“Seharusnya pemerintah daerah di Banten bisa seperti pemerintah daerah di DKI Jakarta yang tegas menindak pelanggaran perparkiran,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, sebelumnya memang ada wacana untuk menerapkan sanksi kepada kendaraan yang terparkir di pinggir jalan protokol, terutama jalan yang merupakan kewenangan Provinsi Banten.

Akan tetapi, ada sejumlah alasan mengapa sampai saat ini penindakan kendaraan yang terparkir di jalan protokol tersebut masih belum bisa dilakukan.

Salah satu alasannya adalah karena saat ini sedang pandemi Covid-19. Jika ada penindakan dikhawatirkan dengan adanya penindakan terjadi penumpukan jumlah orang di lokasi penindakan, sehingga berpotensi menyebarkan virus korona.

Alasan lain ada aspirasi dari Dinas Perhubungan Kota Serang bahwa bila area pinggir jalan protokol dilarang untuk parkir, maka akan menyebabkan hilangnya pendapatan asli daerah (PAD) dari perparkiran. 

Ia sendiri mengaku belum melakukan komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder terkait tentang rencana penindakan pelanggaran perparkiran di jalan protokol di Kota Serang. Sehingga perlu ada pembicaraan lagi mengenai larangan parkir di pinggir jalan protokol yang ada di Kota Serang dengan stakeholder terkait.

Selain itu, kata Tri, penanganan kemacetan, khususnya parkir di pinggir jalan protokol, bukan hanya merupakan kewenangan dari pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Banten. Ada juga stakeholder terkait yang harus bisa mencarikan solusi agar lalu lintas di jalan protokol bisa lancar. Salah satunya adalah pihak swasta di mana kantor yang mereka miliki berada persis di pinggir jalan protokol.

Seharusnya untuk menghindari adanya parkir di pinggir jalan setiap kantor menyediakan lokasi parkir, sehingga kendaraan tidak terparkir di pinggir jalan. Atau pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkot Serang menyediakan lahan parkir untuk kendaraan yang pekerjanya bekerja di kantor-kantor yang ada di pinggir jalan protokol. (tohir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp