DaerahKota Serang
Trending

Khawatir Berpotensi Timbulkan Kerawanan Sosial, Pelaksanaan Misa Pagi Minta Digeser

SERANG, BANTEN RAYA – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang meminta agar umat Kristiani menggeser jadwal misa pagi pada Kamis, (13/5/2021) ke siang atau sore. Sebab, pelaksanaannya bertepatan dengan salat id sehingga berpotensi terjadi kerawanan sosial.

Sekretaris FKUB Kota Serang Amas Tadjuddin mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat yang dihadiri pengurus dan utusan Kementrian Agama Kota Serang, perwakilan Baznas, MUI, organisasi Muhamadiyah dan Aisiyah dan pondok pesantren. Diharidi pula oleh tokoh agama lain seperti Hindu, Katolik, Kristen, dan Budha. 

Rapat digelar membahas penyelenggaraan salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 bersamaan dengan kenaikan Isa Almasih, dan mudik lebaran. Sehubungan dengan pelaksanaan misa pagi di gereja, khususnya di seputar Alun-alun Kota Serang, yang pada waktu bersamaan terdapat pelaksanaan salat Idul Fitri akan berdampak pada potensi kerawanan sosial. 

Oleh karena itu, rapat membahas dan menyepakati beberapa hal penting sebagai respons atas potensi kerawanan itu dan untuk merawat kerukunan umat beragama di Kota Serang agar tetap damai dan harmonis. 

“Maka dalam rapat diputuskan agar umat Kristiani diimbau ketika menggelar misa pagi di gereja, terutama yang berlokasi di Jalan Diponegoro dan Jalan Veteran, serta Gereja Kristus Raja agar menunda jadwal misa pagi ke siang, sore, atau malam hari,” kata Amas, Rabu (12/5/2021). 

Selain itu, FKUB Kota Serang juga meminta masyarakat mendukung kebijakan pemerintah pusat tentang pengaturan mudik lebaran dan keputusan Forkopimda Kota Serang tentang penyelenggaran salat Idul Fitri dan pencegahan penyebaran Covid-19. 

BACA JUGA: Pemkot Serang Izinkan Salat Id, Subadri: Warga Setiap Hari Salat Berjemaah, Enggak Masalah

“Mewajibkan seluruh warga Kota Serang dan DKM di Kota Serang yang melaksanakan salat Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021 masehi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan maksimal,” katanya. 

Amas juga meminta, masyarakat agar dapat memaklumi keputusan Walikota Serang. Salah satunya tidak menggunakan Alun-alun Barat Kota Serang Stadion Maulana Yusuf, Lapangan Mapolres, dan Lingkungan Permata Cijawa sebagai tempat salat Idul Fitri tingkat Kota Serang karena merupakan upaya dalam mencegah penularan Covid-19. 

“Kami juga mengimbau umat beragama untuk meningkatkan kewaspadaan dini dari provokasi yang dapat mengganggu dan memecah belah persatuan bangsa,” katanya. (tohir)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp