DaerahKesehatanKota Serang
Trending

Komisi II DPRD Kota Serang Desak Nakes Plesiran ke Dieng Disanksi

SERANG, BANTEN RAYA – Komisi II DPRD Kota Serang meminta Pemkot Serang memberikan sanksi tegas kepada tenaga kesehatan (nakes) UPTD Puskesmas Walantaka yang menggelar kegiatan penggalangan komitmen tahun 2021 di Kawasan Wisata Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Pasalnya, hal itu melanggar sejumlah peraturan dan kebijakan Walikota Serang dan pemerintah pusat dalam pengendalian penyebaran Covid-19.

“Ini jelas bertolak belakang. Saya berharap ada sebuah punishment atau sanksi yang diberikan walikota,” kata Pujiyanto, saat dihubungi Banten Raya, melalui ponselnya, Senin (1/2/2021).

Ia mengaku kecewa terhadap para nakes yang melakukan bepergian keluar daerah. Sebab, saat kegiatan itu digelar Kota Serang sedang berstatus zona merah. Bahkan, pihaknya pun mendapatkan aduan dari masyarakat. 

“Kemarin juga ada aduan dari masyarakat soal kegiatan yang dilakukan oleh rekan-rekan nakes Puskesmas Walantaka. Saya kira mereka ini seorang ASN, dan juga figur masyarakat, seharusnya memberikan contoh yang baik atau suri tauladan untuk masyarakat. Agar masyarakat bisa mencontoh dan mengikuti kepatuhan yang dilakukan oleh rekan-rekan ASN,” ucap dia.

Oleh karena itu, dirinya bersama anggota Komisi II DPRD Kota Serang mengaku akan segera menindaklanjutinya persoalan tersebut. Namun sebelum itu pihaknya akan menggelar rapat internal terlebih dahulu di komisinya. Hal itu dilakukan agar untuk merekomendasikan sanksi yang tepat karena telah melanggar Instruksi Walikota Serang Nomor 1 Tahun 2021.

“Oh segera. Kita akan membangun komunikasi antar lembaga. Insya Allah saya akan menyampaikan langsung kepada walikota,” tegasnya.  

Pujiyanto menilai, pelanggaran yang dilakukan oleh nakes Puskesmas Walantaka termasuk pelanggaran berat. Karena itu pihaknya berharap Pemkot Serang segera menindaklanjuti persoalan tersebut dan memberikan sanksi yang sesuai aturan.

“Karena jelas ini pelanggaran berat. Sebab, aturan itu dibuat sebagai konsistensi untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Serang yang cenderung meningkat, hingga menimbulkan korban jiwa,” tuturnya. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp