DaerahKesehatanKota Serang
Trending

Lagi-lagi Gagal Divaksin Covid-19, Dokter Minta Walikota Serang Kurangi Ngopi! Wakil Walikota Terkendala Penyakit Jantung

SERANG, BANTEN RAYA – Walikota dan Wakil Walikota Serang Syafrudin-Subadri Ushuludin lagi-lagi gagal disuntik vaksin Covid-19, Selasa (9/2/2021). Alhasil, Dinkes Kota Serang akan mengagendakan kembali jadwal vaksinasi untuk dua kepala daerah tersebut. 

Demikian terungkap dalam program lanjutan vaksinasi Covid-19 di RSUD Kota Serang, Selasa (0/2/2021).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, sebelum divaksin dirinya terlebih dahulu diperiksa tensi darahnya dengan hasil normal 130/86. Kemudian saat diskrining atau diwawancara 14 jenis penyakit oleh petugas medis pun dinyatakan sehat. Namun pada saat dicek gula darahnya ternyata nilainya 290 atau di atas ambang batas. 

“Jadi enggak bisa divaksin saya hari ini. Berarti sudah dua kali saya gagal divaksin. Pertama waktu di Tangerang, yang kedua hari ini,” ujarnya.

Ia mengaku, ingin sekali divaksin Covid-19 agar masyarakat Kota Serang tahu bahwa kepala daerahnya dan jajarannya telah disuntikkan produk medis tersebut dan aman. “Sebenarnya saya pengen segera divaksin,” katanya.

Lantaran gula darahnya tinggi, Walikota akan diagendakan kembali untuk program vaksinasi Covid-19. “Jadi ditunda dulu dalam waktu 1 Minggu sampai 10 hari ke depan. Setelah gula darah normal, saya kembali di sini dan Insya Allah divaksin,” paparnya.

Ia pun disarankan oleh dokter untuk mengatur pola makan, pola hidup dan waktu istirahat.

“Saran dokter pola makan harus yang teratur dan sehat. Kemudian makannya diatur jangan dua piring, ngopi dikurangi, ngerokok juga dikurangi, dan istirahat yang cukup,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, kegagalan dirinya divaksin Covid-19 lantaran memiliki riwayat penyakit jantung koroner. Padahal pada saat pemeriksaan tensi darahnya dinyatakan normal 125/86.

“Saya masih mengonsumsi obat pengencer darah, kolesterol, dan lain-lain, karena saya punya riwayat penyakit jantung koroner dari tahun 2019. Halangannya cuma itu. Padahal jujur awalnya saya sudah seneng hari ini saya mau divaksin. Tak pikir hasil tes kemarin saya bisa divaksin enggak taunya enggak bisa,” ungkap Subadri.

Ia menjelaskan, menurut tenaga medis yang memeriksanya belum ada vaksin Covid-19 yang aman untuk pasien yang memiliki penyakit penyerta jantung koroner seperti dirinya.

“Jadi belum bisa, kali aja nanti ada vaksin yang berbeda khusus untuk Haji Badri. Bisa saya. Ada kemungkinan bisa ada vaksin lain,” tutur dia seraya tertawa. 

Sementara itu, sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Serang seprti Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang Wachyu Budi Kristiawan dinyatakan sehat. Mereka akhirnya bisa disuntik vaksin sinovac. (harir)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp