DaerahKota Serang

Masih pandemi, Tukang Terompet : Sudah Tidak Ada Harapan

SERANG, BANTEN RAYA – Para perajin terompet di Kota Serang pesimis dengan bisnis musiman jelang malam pergantian tahun ini di tengah situasi pandemi Covid-19. 

Sutarno, salah seorang perajin terompet di Lingkungan Cikepuh, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang mengaku sudah tidak ada harapan dari penjualan terompet di saat pendemi karena pemerintah juga melarang adanya kerumunan. Sementara perayaan tahun baru tidak akan meriah tanpa kerumunan. 

“Rasa-rasanya sih ndak ada harapan dari terompet kalau lagi musim (korona-red) begini,” ujar Sutarno, Senin (14/12/2020). 

Sutarno mengaku, sampai saat ini pun belum ada pesanan terompet yang datang kepadanya. Karena itu ia tidak begitu berharap dengan bisnis yang biasanya ramai pada akhir tahun ini. 

Sutarno mengatakan, untuk tahun ini paling banyak ia akan membuat 500 buah terompet. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya ia bisa membuat sampai dengan 2.500 buah terompet. 

Ketika ramai pesanan, terompet buatan Sutarno bisa tersebar ke Merak, Cilegon, Serang, Pandeglang, bahkan Lebak. Kini korona menghantam bisnis musiman yang digeluti Sutarno. (tohir)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d bloggers like this: