Kota Serang
Trending

Masyarakat Kota Serang Keluhkan Minim Bantuan Covid-19 dari Pemprov Banten

SERANG, BANTEN RAYA – Warga Lingkungan Kaloran Madrasah RT 02, RW 05 Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang mengeluhkan minimnya bantuan Covid-19 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk warga. Bahkan dari puluhan yang diajukan hanya beberapa yang mendapatkan bantuan pemerintah.
 
Ketua RT 02 Lingkungan Kaloran Madrasah Saefudin mengatakan, dari 80 warga yang diajukan untuk mendapatkan bantuan Covid-19 hanya enam warga yang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Sementara sisanya sampai saat ini belum mendapatkan bantuan.
 
“Di sini baru enam keluarga yang dapat bantuan UMKM dari pusat  dari 80 pengajuan. Masalah BST atau BLT yang seharusnya dapat bantuan dari pemerintah enggak dapat. Banyak yang teriak ke saya gimana Pak RT saya enggak dapat,” kata Saefudin dalam acara Reses Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2020-2021 Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024 yang digelar Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kota Serang di Lingkungan Kaloran Madrasah, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (1/3).
 
Selain mengeluhkan bantuan Covid-19 karena banyak yang tidak mendapatkan, Saefuin juga mengeluhkan pembelajaran daring selama Covid-19 karena membuat orang tua harus mengeluarkan pengeluaran lebih untuk membeli kuota internet. Seharusnya ada bantuan bagi warga untuk mendapatkan kuota internet agar tidak membebani warga lagi selama proses belajar daring.
 
“Karena sekolah daring banyak yang ngeluh soal kuota internet,” ujarnya. 
 
Menanggapi aspirasi masyarakat itu, anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Kota Serang Encop Sofia mengatakan, tugas anggota dewan sepertinya saat reses tidak hanya menangkap persoalan di masyarakat melainkan juga akan menyampaikannya kepada eksekutif sebagai pihak yang memiliki program di pemerintahan. Menurutnya banyak keluhan terutama sentuhan Pemerintah Provinsi dalam masalah Covid-19.
“Juga agar anggaran untuk pedagang kecil akan kita dorong,” katanya.

Encop mengatakan, yang harus dilakukan Pemerintah Provinsi Banten adalah melakukan penguatan ekonomi dengan penguatan industri rumahan dan pemberdayaan pedagang kecil,
di saat beban masyarakat semakin berat.
 
“Bantuan untuk pedagang belum menyeluruh. Begitu juga bantuan yang lain seperti kuota internet,” katanya.
 
Encop berjanji akan menjembatani persoalan yang dialami masyarakat Kota Serang kepada Pemprov Banten. Setiap dinas menurutnya jangan sampai lengah dan harus merespons keluhan-keluhan masyarakat. Menurutnya kegiatan reses tidak akan berguna bila setelah itu aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada anggota dewan tidak ditindaklanjuti oleh eksekutif. 
 
“Jangan sampai program kemasyarakatan tidak terserap maksimal. Saya berharap bantuan Pemerintah Provinsi Banten mempriototaskan masyarakat Kaloran karena mereka sangat sedikit tersentuh bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten,” ujar Encop. (tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp