DaerahKota SerangKota Tangsel
Trending

Mulai Juni Ini, Tangsel Buang 400 Ton Sampah per Hari ke Kota Serang

SERANG, BANTEN RAYA – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) dan Pemkot Seranh menandatangani perjanjian kerja sama penanganan persampahan, di Balai Kota Tangsel, Selasa (27/4/2021). Dalam kesepakatannya, Tangsel akan mulai memproses persampahan ke tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang mulai Juni mendatang.

Kepala Dinas Lingkungam Hidup (DLH) Kota Serang Ipiyanto mengatakan, diperkirakan sampah Tangsel mulai dibuang ke Kota Serang pada Juni tahun ini.

“Kalau pelaksanaan mekanismenya pembuangan sampahnya kalau kita kan membuat schedule di bulan Juni Minggu pertama atau Minggu kedua,” kata Ipiyanto, dihubungi Banten Raya, kemarin malam.

Ia menjelaskan, untuk memulai pelaksanaan kegiatan tersebut ada beberapa tahapan yang dilakukan. Pertama, dikarenakan bahwa perjanjian kerjasama ini baru ditandatangani di pertengahan tahun, maka sudah pasti harus dilakukan pergeseran kegiatan keuangannya. Kedua, mencoba untuk menyesuaikan dengan sistem keuangan. 

“Nanti setelah beres itu baru kita masuk kepada jadwal dari kegiatan-kegiatan secara teknis,” ucap dia.

Ipiyanto menyebutkan, untuk volume sampah yang diangkut dari Tangsel ke Kota Serang masih sebanyak 400 ton per hari. “Masih yang kemarin 400 ton per satu hari,” sebutnya.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, kerja sama ini antara lain yang adalah untuk membantu Pemkot Tangsel sementara dalam menangani sampah yang dikarenakan TPA Cipeucang Tangsel mengalami longsor. 

“Kedua, kerjasama ini lebih tepat merupakan bersifat saling membantu antar daerah di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.

Baca juga

Sepakat! Tangsel Buang 400 Ton Sampah per Hari di Kota Serang

Untuk poin yang ketiga, lanjut Syafrudin, dengan adanya kerjasama ini Pemkot Serang pun sangat terbantu untuk membenahi TPSA Cilowong baik dari sisi bangunan maupun bantuan peralatan berat sebagai penunjang operasional. 

Keempat, adanya perhatian pada masyarakat sekitarnya dalam bentuk kompensasi, sehingga masyarakat dapat mengembangkan dan memanfaatkan dalam bentuk ekonomi kreatif.

Kelima, dari Pemkot Tangsel tidak saja membayar kewajiban dalam bentuk retribusi tapi juga memberikan dana khusus sebagai salah satu bentuk perhatian pada Kota Serang. 

“Semoga kerjasama ini terus terjalin dengan baik dan akan membawa kemaslahatan masyarakat Kota Serang dalam rangka membangun kota peradaban yang berdaya dan berbudaya,” tuturnya. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp