DaerahKota SerangWisata & Kuliner
Trending

Museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia, Cerita Keliling Lima Benua dengan Sepeda

Bagian 2-2 (Tamat)

SERANG, BANTEN RAYA- Mungkin masih banyak yang belum mengetahui keberadaan Museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia atau biasa dikenal Museum Sepeda. Museum ini berlokasi di Jalan Raya Serang-Pandeglang KM 5 Nancang Cilik, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, pada awalnya merupakan rumah pribadi Fauna.

Di rumah itu ia memajang koleksi pribadi miliknya ketika melakukan perjalanan keliling dunia mengelilingi lima benua dalam kurun waktu lima tahun menggunakan sepeda pada tahun 1985-1990. Museum Sepeda buka setiap hari dari Senin sampai Sabtu dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIB pada hari normal.

Negara-negara yang dikunjungi Fauna mulai dari negara di Asia, Eropa, bahkan Amerika. Perjalanan ia awali dengan perjalanan darat dari Sumatera ke Batam lalu nyebrang ke Singapura. Dari Singapura perjalanan keliling luar negeri dimulai. Ketika berada di Arab Saudi ia pun sempat melaksanakan ibadah haji di sana.

Melihat banyaknya animo masyarakat yang mengunjungi dan melihat koleksi pribadinya itu maka ia memutuskan untuk menjadikan rumah pribadinya sebagai tempat museum pada tahun 1993. Saking banyaknya yang berkunjung ke rumahnya bahkan pernah satu hari ada yang datang mencapai 600 orang.

Di Museum Sepeda ini pengunjung bisa melihat aneka koleksi pribadi milik Fauna, terutama barang-barang yang pernah digunakannya selama keliling dunia. Koleksi-koleksi yang dipajang di antaranya adalah sepeda yang ia gunakan keliling dunia.

Uang dari berbagai negara yang pernah ia datangi, paspor, cindera mata yang dihadiahkan kepadanya ketika di luar negeri, koran dan majalah serta buku dari dalam dan luar negeri yang memuat kisahnya keliling dunia. Lalu ada sertifikat, dan aneka penghargaan yang ia terima baik ketika masih berkeliling dunia maupun setelah tinggal di Indonesia dan membuka Museum Sepeda.

Bahkan ada juga pakaian batik dan sorban yang pernah ia gunakan ketika masuk ke dalam Kabah. Sampai saat ini Fauna merupakan satu-satunya orang yang berkeliling dunia dan pernah masuk ke dalam Kabah. Sebagaimana diketahui hanya orang-orang khusus dan spesial yang bisa masuk ke dalam ruangan kabah. Selain raja dan keluarga raja hanya tamu kehormatan raja yang bisa masuk ke dalam Kabah.

Museum Sepeda
Koleksi sepeda di Museum Sepeda Keliling Dunia.

Fauna sendiri mengaku tidak menyangka akan bisa masuk ke dalam Kabah meskipun saat itu ia menyiapkan betul agar bisa masuk ke dalamnya. Ia bercerita saat itu ia mendapatkan informasi bahwa raja dan rombongan akan masuk ke dalam Kabah pada pagi hari. Ketika malam hari sebelumnya ia salat maghrib, Isya, bahkan salat Subuh di dekat Kabah.

Ketika rombongan raja dan tamu kehormatan akan membuka Kabah, ia seperti diberikan kesempatan untuk antre dalam rombongan raja tersebut. Ketika raja kesulitan membuka pintu Kabah karena padatnya orang di rombongan itu sehingga menyulitkan raja bergerak, pengawal raja kemudian mendorong barisan ke belakang agar raja bisa leluasa membuka pintu Kabah.

BACA JUGA: Museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia, Mengajarkan Pengunjung Berani Mendekap Mimpi

Ketika rombongan itu mulai mundur terdorong ke belakang entah bagaimana caranya Fauna tiba-tiba sudah berada persis di belakang Raja Arab Saudi saat itu. Maka masuklah ia ke dalam Kabah. Ia pun sempat melaksanakan salat sunah di dalam Kabah sebanyak empat kali dengan menghadap empat penjuru mata angin.

Fauna mengaku ia tidak akan bisa masuk ke dalam Kabah bila tidak ada takdir dari Allah SWT. Sebab saat itu ia bukan siapa-siapa. Bukan tamu raja apalagi keluarga raja. Maka, ia hanya bisa bersyukur bisa masuk ke dalamnya.

Keliling dunia menurutnya dibutuhkan anak muda agar bisa menambah pengetahuan, wawasan, dan teman. Sebab Allah menciptakan dunia ini maha luas dan sayang bila tidak dijelajahi. (tohir)

Related Articles

Back to top button