DaerahHukum & KriminalKota Serang
Trending

Nekat! Pencuri Ini Lancarkan Aksi di Depan Polda Banten

SERANG, BANTEN RAYA – Ade Sandi warga Kota Serang dan M Irwan warga Kota Cilegon nekat mencuri kotak amal dan satu unit telepon genggam milik penjual minuman kelapa bakar di depan Mapolda Banten, Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang. Keduanya berhasil ditangkap anggota Polda Banten satu jam setelah kejadian.

Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Agus Supriyanto mengatakan, kasus pencurian yang terjadi pada Kamis (14/1/2021) dini hari itu bermula saat korban Ace Karyana tengah tertidur di warung kelapa bakar depan Mapolda Banten.

“Warung kelapa bakar ini buka 24 jam. Saat jaga korban tertidur, sekitar jam 2 pagi dia bangun dan melihat kotak amal dan HP (telepon genggam)-nya hilang,” katanya kepada Banten Raya, Jumat (15/1/2021).

Diungkapkan Agus, mengetahui kotak amal dan telepon genggam miliknya hilang, korban langsung mendatangi Mapolda Banten dan meminta petugas jaga untuk mengecek kamera pengintai.

“Setelah dicek dari CCTV, kejadianya masih baru. Kemudian, anggota jaga langsung mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Palima,” ujarnya.

Lebih lanjut Agus menambahkan, anggota Polda Banten selanjutnya berkoordinasi dengan Mapolsek Cipocok untuk bersama-sama mengejar pelaku. Satu jam pencarian pelaku akhirnya ditemukan di Jalan Raya Petir, Miyabon, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

“Saat melakukan pencarian, anggota menemukan kotak amal yang sudah kosong. Dari petunjuk itu petugas akhirnya berhasil menangkap keduanya di Miyabon,” tambahnya.

Agus menjelaskan, kedua pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Cipocok untuk dilakukan pemeriksaan. Dari tangan keduanya polisi mengamankan barang bukti uang Rp80 ribu, satu unit telepom genggam dan kendaraan pelaku.

“Dari pemeriksaan, tersangka M Irwan ini merupakan residivis kasus yang sama, pencurian HP,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cipocok Jaya IPTU Juwandi mengatakan akibat perbuatannya, kedua pelaku dikenai Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian Dengan Pemberatan. 

“Pelaku terancam hukuman 7 tahun penjara,” katanya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp