DaerahKota Serang
Trending

Pagi-pagi Sekda Kota Serang Mendadak Datangi Kantor Disdukcapil, Ada Apa?

SERANG, BANTEN RAYA – Sekda Kota Serang Nanang Saefudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, Kamis (25/3/2021) pagi. Sidak itu untuk memastikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) berjalan baik, mudah, cepat, lancar, dan tidak ada pungutan liar.

Berdasarkan video dari Pemkot Serang yang diterima Banten Raya, setibanya di Disdukcapil Nanang langsung menuju ke loket pelayanan dan disambut oleh belasan pegawai di sana. Ia juga sempat berdialog dengan masyarakat yang hendak melakukan aktivitas pelayanan.

“Sebulan yang lalu saya sidak kesini. Ya tentu saya ingin memastikan bahwa pelayanan yang harus diterima oleh masyarakat dengan baik, mudah, cepat, dan lancar. Yang terutama tidak ada cawe-cawe (calo-calo-red),” kata Nanang dihadapan para pegawai Disdukcapil.

Ia mengaku, sebagai sekda yang merupakan pemimpin tertinggi ASN, dirinya wajib menyampaikan instruksi agar Disdukcapil memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat. 

“Sebulan sebelumnya saya kesini terjadi terjadi curat-marut, dan hari ini saya acungkan jempol luar biasa,” ucap dia, sambil angkat dua ibu jarinya dan disambut riuh tepuk tangan seluruh pegawai Disdukcapil.

Nanang juga menyampaikan bahwa tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk para pegawai di Disdukcapil agak dibedakan. Hal itu dilakukan untuk memberikan motivasi kepada para pegawai instansi tersebut dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Dan itu ACC (persetujuan-red) dari saya sebagai pemimpin bapak-ibu sekalian,” katanya.

Pada momen tersebut, Nanang juga menyoroti nominal honor yang diterima oleh para tenaga harian lepas (THL) di Disdukcapil yang masih di angka Rp1 juta per bulan. 

“Di Disdukcapil ada 43 THL. Kedepan dan ingatkan saya pada saat nanti ekspos anggaran, Pak Sekda kasihan nih. Memang tentunya kita cukup berat 1 juta dibagi 30 hari berarti Rp30 ribu per hari,” ungkap Nanang.

Kendati demikian, Nanang mengingatkan kepada seluruh pegawai Disdukcapil agar tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Sebab, Disdukcapil melayani hak-hak dasar kepengurusan salah satunya kartu tanda penduduk (KTP). Yang mana KTP ini fungsinya juga untuk mengurus administrasi di bank, imigrasi dan lain-lain. 

Ia juga tidak ingin mendengar lagi ada praktik jual beli blangko di Disdukcapil yang dilakukan oleh oknum pegawainya. 

“Kemarin terjadi skandal di sini. Terjadi jual beli blangko. Saya tidak ingin dengar lagi di sini. Hilangkan kebiasaan itu dari Disdukcapil. Jadi jangan main-main, sudahlah berikan saja yang terbaik,” tegas dia.

Bahkan, Nanang menjanjikan siap memberikan tambahan untuk para THL, hal itu agar mereka bisa tetap melanjutkan pekerjaannya.

“Itu supaya teman-teman bekerja dengan tenang. Untuk ASN sudah kita berikan tekumpe yang baru. Begitu ada masukan dari tim Pak Sekda untuk menentukan ada surat begini karena dia melayani oke bagus. Kita ACC tinggal para THL,” pungkasnya. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp