DaerahHukum & KriminalKota SerangSerang
Trending

Pelarian Komplotan Pembobol 11 Mini Market Berakhir di Tangan Polda Banten

SERANG, BANTEN RAYA – Komplotan pembobol sebelas mini market, salah satunya di Jalan Raya Ciruas-Pontang Desa Kadikaran, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada Jumat (25/12/2020) lalu dibekuk Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Banten. Mereka yang diamankan terdiri dari 5 pelaku dan 3 penadah barang hasil kejahatan di sejumlah lokasi. 

Kelima pelaku yaitu HJ (39), IS (34) YM (18) dan IF (18) warga Kacamatan Kasemen, Kota Serang. Kemudian RI (15) warga Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Sedangkan tersangka penadah yaitu GI (33), FA (35) warga Kecamatan Kasemen serta US (50) warga Kecamatan Serang, Kota Serang.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten Kombes Pol Marti Soni mengatakan, pengungkapan kasus pencurian spesialis mini market ini merupakan hasil penyelidikan aksi kejahatan yang dilakukan kawanan pembobol ini saat menyatrobi Indomaret di Jalan Raya Ciruas-Pontang Desa Kadikaran, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada Jumat (25/12/2020) dini hari. 

“Dari ke delapan pelaku ini, kita mulai melakukan penangkapan pada Jumat (15/1/2021). Pertama kita berhasil mendekteksi tersangka HJ di sekitaran Kecamatan Kasemen sekitar pukul 23.00 WIB, tersangka HJ berhasil diamankan berikut barang bukti handphone,” katanya kepada Banten Raya, Rabu (20/1/2021).

Marti menjelaskan, dari penangkapan itu, HJ mengaku melakukan aksi kejahatan di Indomaret Ciruas bersama SI dan RI dengan cara memanjat pohon untuk naik ke atap toko kemudian menjebol mengunakan gunting dan linggis. Setelah berhasil masuk langsung mengambil rokok, susu, kosmetik dan barang- barang yang ada di indomart, kemudian keluar melalui jalan yang sama.

“Kita langsung melakukan pengembangan dan anggota berhasil menangkap SI dan RI pada Sabtu (16/1/2021) dini hari, berikut barang bukti 2 buah gunting besar dan kecil, linggis dan palu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Marti mengungkapkan setelah ketiganya dibawa ke Mapolda Banten, penyidik kembali mendapatkan informasi jika HJ dibantu dua pelaku lainnya yaitu IF dan YM yang berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing. Kepada penyidik HJ dan komplotannya sudah 11 kali melakukan pembobolan mini market di Kota dan Kabupaten Serang.

“Kelimanya memiliki peran masing-masing. IS tugasnya menyurvei lokasi atau target. Empat lainnya sebagai eksekutor. Untuk mengangkut hasil kejahatan mereka menggunakan angkot, agar tidak dicurigai,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Polda Banten AKBP Agus Purwa Saptono mengatakan, setelah berhasil menangkap kelima pelaku, pihaknya kembali melakukan pengembangan terhadap penadah barang kejahatan.

“Kelimanya menggaku barang yang dicuri dari mini market selalu dijual kepada GI, FA dan US. Mereka (penadah-red) kita tangkap di rumahnya masing-masing,” katanya.

Agus menambahkan setelah berhasil mengamankan ketiga tersangka penadah, petugas berhasil mengamankan barang bukti yang tersisa yaitu 2 karung rokok berbagai merk.

“Barang lainnya sudah laku terjual. Untuk kelima pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Sedangkan ketiga penadah kita jerat dengan Pasal 480 dengan ancaman penjara 4 tahun,” tuturnya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp