DaerahKota SerangWisata & Kuliner
Trending

Pengelola Wisata Kecewa dengan Instruksi Gubernur Banten, Disebut Sebagai Bentuk Kegagapan Pemda

SERANG, BANTEN RAYA – Pengelola tempat wisata mengaku kecewa dengan Instruksi Gubernur Banten yang melarang secara mendadak tempat wisata buka terhitung Sabtu (15/5/2021) malam. Larangan itu juga dinilai menunjukkan jika pemerintah daerah (pemda) gagap mengambil kebijakan. 

Hilal, salah seorang pengelola tempat wisata Pantai Gopek, Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, mengatakan, semua pengelola wisata pasti akan kecewa dengan instruksi mendadak itu. 

“Yang sebelumnya orang (pengelola tempat wisata-red) seneng karena banyak wisatawan datang ini mendadak dilarang. Pasti kecewa,” kata Hilal, Sabtu (15/5/2021). 

Hilal mengakui, memang terjadi peningkatan drastis pengunjung ke destinasi wisata ke Kawasan Banten Lama, termasuk Pantai Gopek. Peningkatan pengunjung mulai terasa sejak pukul 11.00 WIB dan semakin meningkat ketika sore hari. 

Meski demikian, kata Hilal, melihat tempat wisata Pantai Gopek yang sudah tidak bisa menampung pengunjung, maka pengelola terpaksa meminta para pengunjung putar arah. Namun, karena jalan menuju Pantai Gopek hanya satu arah hal itu membuat lalu lintas di daerah sekitar menjadi macet parah. 

BACA JUGA: Gubernur Terbitkan Instruksi, Seluruh Destinasi Wisata di Banten Ditutup Mulai Malam Ini

Hilal mengatakan, larangan tempat wisata untuk tutup secara mendadak seperti menunjukkan pemerintah daerah tidak siap dan gagap dengan situasi yang ada. Padahal, kunjungan wisatawan ke destinasi wisata ketika libur Lebaran bisa diprediksi akan seperti apa dengan melihat tren di tahun-tahun sebelumnya.

Dengan demikian seharusnya pemda sudah bisa mengeluarkan kebijakan jauh-jauh hari. (tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp