DaerahHukum & KriminalKota Serang
Trending

Pengendara Mobil Dominasi Pelanggaran Tilang Elektronik, Pemotor Lebih Tertib

SERANG, BANTEN RAYA – Penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) sudah resmi diberlakukan Ditrektorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten. Berdasarkan data yang diperoleh ratusan pelanggar lalu lintas sejak 1 hingga 3 April 2021.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, pengemudi roda empat paling mendominasi, pelanggaran lalu lintas yang terekam dari beberapa kamera ETLE di sepanjang jalur protokol Kota Serang.

“Hari pertama 50 pelanggar, hari kedua 55 pelanggar. Semuanya kendaraan roda empat, untuk hari ketiga dan keempat masih kita data,” katanya kepada Banten Raya, Minggu (4/4/2021).

Menurut Edy, kebanyakan pengendara ditilang karena tidak menggunakan sabuk pengaman. Padahal sabuk pengaman penting untuk keselamatan, guna membantu menahan tubuh saat mobil mengalami benturan atau pun kecelakaan.

“Masih banyak yang belum patuh siang maupun malam. Pelanggaran tidak memakai sabuk pengaman. Didominasi kendaraan pribadi atau plat hitam,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten, AKBP Hamdani membenarkan, jika pengemudi roda empat menjadi pelanggar tertinggi tilang elektronik. Sedangkan pemotor lebih tertib dalam berlalu lintas.

“Hari pertama kita sudah kirim kurang lebih sekitar 50 surat tilang, pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Sementara pengguna motor tidak ada pelanggaran,” katanya.

Hamdani menambahkan, bagi pelanggar ETLE ini harus segera membayar denda tilang sesuai dengan pelanggarannya. Pelanggar akan dikenakan denda maksimal, dan jika tidak dibayar maka dalam waktu satu pekan setelah menerima surat pelanggaran, maka nomor kendaraan akan dilakukan pemblokiran.

“Untuk dendanya Rp500 ribu atau denda maksimal. Namun untuk keputusan (jumlah denda yang harus dibayar) ada di pengadilan kita tidak tahu. Sementara dikenakan denda maksimal,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Hamdani meminta kepada pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas dan menaati aturan yang berlaku di jalan raya. Jika tidak, tentunya akan ada sanksi pagi pelanggar lalu lintas. 

“Untuk mobil masih bandel, motor masih tertib menggunakan helm dan sebagainya,” tandasnya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp