DaerahKota SerangWisata & Kuliner
Trending

Pengunjung MBS Kota Serang Melonjak 100 Persen

SERANG, BANTEN RAYA – Memasuki H+2 Lebaran 2021, objek wisata Mahoni Bangun Sentosa (MBS) yang berlokasi di Lingkungan Cideheng, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang mengalami lonjakan pengunjung hingga 100 persen, Sabtu (15/5/2021).

Lantaran pengunjung membeludak, pengelola MBS terpaksa menutup sementara destinasi wisata yang luasnya mencapai 7 hektare tersebut.

Direktur MBS Khaerudin mengatakan, hari ketiga Idul Fitri 1442 Hijriah terjadi lonjakan pengunjung cukup signifikan. 

“Kemarin kurang lebih 500 pengunjung. Kalau hari ini lebih dari 1.000 pengunjung. Peningkatan hari ini hampir 100 persen,” ujar Khaerudin, kepada Banten Raya.

Akibat pengunjung membeludak, pihaknya sempat menutup sementara akses kendaraan yang hendak masuk ke MBS selama hampir dua jam. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang mengular, karena lahan parkir kendaraan di MBS sudah melebihi kapasitas. 

“Kira-kira satu sampai dua jam sekitar jam 1 siang sempat kita tutup, mengantisipasi terjadi kemacetan, karena lahan parkir kendaraan penuh. Jadi nunggu kendaraan dari dalam keluar dulu baru yang dari luar masuk,” ucap dia.

Ia menjelaskan, dari sekian banyak wahana, kolam renang dan outbond anak yang paling banyak diminati pengunjung. Untuk masuk ke wahana kolam renang pengunjung dikenakan biaya tiket masuk Rp15.000 per anak. Sementara tarif tiket outbound anak dikenakan Rp40.000 per anak.

“Wahana kolam renang yang paling disenangi oleh pengunjung. Mungkin karena air mereka pengen mandi. Kalau wahana outbond mungkin untuk melatih mental anak supaya berani,” jelasnya.

Khaerudin pun mengungkapkan, pada libur lebaran H+2 ini cottage MBS sudah di-booking pengunjung. Ada empat cottage yang disediakan dengan luas sekitar 6×4 meter persegi. 

Satu cottage hanya untuk satu keluarga dengan kapasitas empat orang. Setiap cottage dilengkapi dengan fasilitas AC, TV parabola, dispenser gula kopi, dan kamar mandi di dalam. Adapun untuk biaya tarif semalam adalah Rp400.000.

“Dari Sabtu sudah ada yang booking. Penginapan penuh sampai malam Senin. Selain itu, kita juga menyediakan penginapan tipe buper (bumi perkemahan) 12 unit dengan ukuran sekitar 4×4 meter persegi. Kapasitas 15-20 anak, dewasa 14 orang dewasa. Per orang Rp25.000 per malam. Kamar mandi tersedia 12 unit di luar,” ungkap dia.

Ia mengungkapkan, mayoritas wisatawan lokal yang berkunjung ke MBS masih berasal dari wilayah Kota Serang dan sekitarnya. “Pengunjung kebanyakan dari Serang,” katanya.

BACA JUGA: Gubernur Terbitkan Instruksi, Seluruh Destinasi Wisata di Banten Ditutup Mulai Malam Ini

Terkait protokol kesehatan (prokes), sambung Khaerudin, pihaknya telah menerapkannya dengan ketat. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan di depan pintu gerbang masuk, di tiap titik wahana dan di tiap gazebo. Selanjutnya mewajibkan pengunjung pakai masker, pengecekan suhu menggunakan thermo gun, dan menjaga jaga jarak hingga menyediakan hand sanitizer.

“Kalau prokes sesuai arahan saja. Kalau yang enggak pakai masker enggak boleh masuk, tapi kami sediakan bagi yang tidak bawa. Kami juga rutin mengumumkan per 30 menit melalui pengeras suara agar pengunjung selama di MBS selalu mematuhi prokes. Lalu dari tim Satgas Covid-19, aparat polisi dan TNI patroli ke wahana-wahana mengingatkan pengunjung,” tandasnya. 

Salsa, salah seorang pengunjung asal Kabupaten Lebak mengaku dirinya memilih berlibur di MBS karena wahananya yang beragam.

“Di sini adem, banyak spot foto dan banyak wahananya,” ujar siswi SMAN 1 Rangkasbitung ini. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp