Kota Serang
Trending

Pengusaha Roti Tawar Keluhkan Omzet Turun 80 Persen

SERANG, BANTEN RAYA- Pengusaha roti tawar di Kota Serang mengaku turut terkena dampak pandemi Covid-19. Selama dua kali Ramadan (2020-2021) mereka mengalami penurunan penjualan mulai 70 hingga 80 persen.
Kondisi ini dianggap memberatkan mereka karena harga bahan pembuat roti beberapa kali mengalami kenaikan.

Sementara, untuk menaikkan harga jual roti masih sulit dilakukan lantaran ekonomi masyarakat masih terdampak pandemi Covid-19.
Salah seorang pengusaha roti di Perumahan Taman Lopang Indah H Dede Mumung mengatakan, pada Ramadan tahun lalu penjualan roti tawar spesialisasi bahan roti bakar Bandung miliknya merosot tajam hingga 70 persen. Padahal, biasanya saat Ramadan masyarakat yang membeli rotinya jauh lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa.

“Ramadan tahun ini malah tambah parah, karena penjualannya turun 75 sampai 80 persen. Sehari yang biasanya ada 60-70 pembeli, kalau sekarang 10 pembeli aja udah bagus,” ujar Haji Gober, sapaan akrabnya, Selasa (4/5/2021).

Ia mengaku tidak menaikkan harga roti atau tetap dijual Rp 3.500 per pcs, karena masyarakat juga tengah kesulitan secara ekonomi. Oleh karena itu, Gober berharap pemerintah dapat mengintervensi harga bahan pokok pembuatan roti sehingga tidak semakin memberatkan usaha yang dirintisnya mulai dari nol tersebut.
“Mudah-mudahan saja Covid-19 cepat berlalu dan harga-harga bahan tidak naik dulu minimal sebelum Covid-19 hilang,” harapnya. (harir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp