Hukum & KriminalKota Serang

Polisi Amankan 50 Motor Tanpa Surat dari Balap Liar

SERANG, BANTEN RAYA- Kepolisian Resort (Polres) Serang Kota berhasil mengamankan 50 unit kendaraan roda dua di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu (12/12) malam. Puluhan motor tersebut merupakan milik remaja yang tengah melakukan aksi balap liar di jalan protokol.
Anggota Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Tim Macan Polres Serang Kota Ipda Charles Anggio mengatakan, pihaknya sering menerima keluhan warga terhadap aksi balap liar pada malam hari di tengah situasi pandemi Covid-19. Aksi para remaja itu juga mengganggu pengguna jalan di jalur protokol.

“Setiap malam Sabtu dan malam Minggu banyak aduan dari masyarakat terkait adanya balap liar di sepanjang Jalan Ahmad Yani,” katanya kepada Banten Raya, Minggu (13/12).
Menurut Charles, saat dilakukan razia para pelaku balapan liar berusaha melarikan diri dengan melawan arus lalu lintas. Namun polisi berhasil mengamankan 50 unit sepeda motor bersama pelaku balapan liar.
“Aksi balap liar ini kerap dilakukan tengah malam saat orang beristirahat, bahkan di antaranya ada seorang wanita yang ikut terjaring. Total ada 50 motor kita jaring,” ujarnya.
Charles mengungkapkan, puluhan motor dan remaja langsung digelandang ke Mapolres Serang Kota dengan cara mendorong motornya masing-masing. Hukuman lainnya yaitu memberi hormat ke bendera merah putih dengan posisi satu kaki diangkat ke atas.

“Hukuman ini terpaksa diberikan karena para remaja tersebut melanggar aturan. Selain tidak melengkapi motor dengan surat-surat, puluhan remaja tersebut juga melanggar lalu lintas dan tidak mematuhi protokol kesehatan yaitu berkerumun dan tidak memakai masker serta menganggu ketertiban umum,” ungkapnya.
Charles menegaskan, kepada orangtua agar tidak membiarkan anaknya melakukan balapan liar, terutama saat malam hari, karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. ”Kami melakukan tindakan persuasif agar menimbulkan efek jera, dan begitu pula kepada orangtua mereka nanti akan kami ingatkan,” tegasnya.

Charles menambahkan, setelah dilakukan pembinaan dan pemanggilan orangtua para remaja tersebut baru diizinkan pulang ke rumahnya masing-masing. Sedangkan kendaraan roda dua yang tidak memiliki surat kendaraan akan ditahan dan diberikan tilang. “Hari ini semua motor kami tahan, jika ingin mengambil, mereka harus membawa spart part asli dan membawa surat-surat lengkap,” katanya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: