DaerahHukum & KriminalKota Serang
Trending

Polsek Serang Amankan Ribuan Petasan dari Pasangan Suami Istri

SERANG, BANTEN RAYA – Kepolisian Sektor (Polsek) Serang mengamankan ribuan petasan berbagai jenis di sebuah rumah yang berlokasi di Lingkungan Gempol, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang. Penindakan itu, mengantisipasi adanya gangguan masyarakat di bulan Ramadan.

Kapolsek Serang Kompol Bambang Wibisono mengatakan, ribuan petasan yang didapat dari rumah pasangan suami istri (pasutri) berinisial SI dan FA itu guna mengantisipasi adanya perang petasan dan kembang api yang kerap terjadi di bulan Ramadan.

“Ya, kami berhasil mengamankan 8 dus petasan, jumlah ribuan dari berbagai jenis dan ukuran. Pemiliknya suami istri,” katanya kepada Banten Raya, Minggu (25/4/2021).

Menurut Bambang, petasan dan kembang api peredarannya harus memiliki izin khusus, karena masuk ke dalam bahan peledak. Penggunaan petasan dan kembang api juga memiliki aturan sendiri yang harus dipenuhi, khususnya terkait faktor keamanan dan keselamatan.

“Karena masuk kedalam bahan peledak. Penggunaannya pun tidak boleh dilakukan sembarangan karena berbahaya,” tegasnya.

Bambang mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan pemilik petasan, terungkap jika petasan dan kembang api itu dijual secara eceran ke masyarakat. Ada juga yang dilepas dalam partai besar, untuk dijual lagi ke masyarakat oleh pedagang kecil.

“Petasan ini kan berbahaya, sangat berbahaya. Bisa mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah Ramadan. Makanya kami tertibkan,” ungkapnya.

Baca juga

Gerebek Dua Toko, Polisi Amankan Ribuan Petasan Berbagai Jenis

Bambang mengimbau, kepada para remaja di wilayah hukumnya untuk tidak main petasan karena petasan dan kembang api cukup membahayakan, juga dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Petasan dan kembang api dari berbagai bentuk kami sita. Barang bukti kami bawa ke Mapolsek Serang,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serang, IPDA Charles Pardede mengatakan, personel Polsek Serang akan terus melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat). Hal itu Untuk mencegah pedagang mengulangi perbuatannya menjual petasan yang dapat mengganggu dan membahayakan keselamatan masyarakat. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp