DaerahKota Serang
Trending

Puluhan Kios Sentra IKM Margaluyu Mubazir

SERANG, BANTEN RAYA – Puluhan kios yang rencananya akan dijadikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, hingga kini belum ditempati calon penghuni kios.

Penyebabnya karena kualitas air di lokasi masih payau sehingga dikeluhkan oleh para calon penghuni kios.

Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopperindag) Kota Serang Um Rochmat Hidayat mengatakan, lokasi sentra Industri kecil dan menengah (IKM) hingga kini belum ditempati, karena ada permasalahan yaitu sumber air.

“Karena air yang tersedia di situ masih air payau,” ujar Rochmat, kemarin.

Ia mengaku, pihaknya juga sedang berkoordinasi dan berupaya untuk menjalin kerjasama dengan PDAB Tirta Madani Kota Serang, untuk bisa menyalurkan air bersih agar para calon pengusaha ini bisa menempati kios-kios dan beroperasi.

“Kita sementara ini sedang melakukan berkerjasama dengan PDAB (perusahaan daerah air bersih) apakah bisa menyalurkan air kesitu untuk pemenuhan kebutuhan air sentra IKM Margaluyu ini,” ucap dia.

Rochmat menyebutkan, untuk jumlah kios yang ada di sentra IKM Margaluyu sendiri kurang lebih 30 kios dan satu di antaranya adalah ruangan kantor pengelola.

“Sentra IKM Margaluyu mempunyai kurang lebih 30 kios, dan satu di antaranya adalah ruangan kantor pengelola,” sebutnya.

IKM yang ditunjuk, lanjut dia, adalah IKM yang khusus pengolahan atau berproduksi yang berbahan dasar ikan. Pemilihan ini sengaja dilakukan karena lokasinya dekat dengan laut.

“IKM yang kita tunjuk itu memang IKM khusus yang berbahan dasar ikan karena dilihat lokasinya dekat dengan laut. Sedangkan pengusaha IKM sendiri yang siap untuk menghuni kurang lebih 21 IKM dari 30 IKM yang daftar tapi mereka tetap mengeluhkan air yang payau,” terang Rochmat.

Ia mengaku bahwa pihaknya akan melakukan kerjasama dengan PDAB untuk pengalihan air bersih ke sentra IKM. 

“Akan kita lakukan yang pertama kerjasama dengan PDAB untuk bisa mengalihkan air bersihnya ke sentra IKM itu, karena PDAB semoga saja bisa mendukung, kalaupun tidak, kita akan melakukan pengeboran air tanah,” kata dia.

Ia mengungkapkan, pembangunan Sentra IKM Margaluyu dibangun sejak tahun 2017 sampai 2020 secara bertahap. 

“Pembangunannya ada tiga tahap. Tahap pertama tahun 2017 ada 13 kios, tahap kedua tahun 2018 ada 17 kios, dan tahun 2020 pembangunan kantor pengelolanya. Anggarannya bersumber dari DAK tahun 2017, 2018, dan 2020,” ungkapnya, tanpa bisa menyebutkan rincian nominal anggarannya.

BACA JUGA: 3 Tahun Dibiarkan Kosong, Kios KPW Banten Lama Kini Siap Ditempati dan Gratis Selama 6 Bulan

Rochmat menambahkan, bangunan kios untuk para pelaku usaha khusus berbahan dasar ikan. Contohnya bontot ikan payus, kerupuk ikan, bakso ikan, sate bandeng, dan dendeng.

“Sementara dialokasikan untuk pedagang berbahan dasar ikan dulu karena lokasinya dekat laut. Kalau yang lain nanti kita kerjasama dengan program kotaku,” jelas Rochmat. (harir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp