DaerahKota SerangPemprov Banten
Trending

Puluhan Tahun Rusak dan Tak Diperbaiki, Jalur Alternatif KP3B Dikeluhkan

SERANG, BANTEN RAYA- Warga lingkungan Kaduciung, Kelurahan Cilaku, Kecamatan Curug mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan belum pernah tersentuh pembangunan selama puluhan tahun. Padahal, jalur tersebut selain dimanfaatkan warga sekitar, juga kerap dilalui para pegawai yang bekerja Pemprov Banten, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang sebagai jalur alternatif. 

Akibatnya, ketika curah hujan cukup tinggi seperti sekarang, kondisi kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 500 meter dan lebar hampir 4 meter itu semakin parah dan tak jarang menelan korban. 

“Sering juga ada kecelakaan, dan ibu-ibu juga pada ngeluh, jalannya banyak berlubang kalau hujan kan tergenang jadi nggak keliatan lubangnya,” ujar Junaedi kepada Banten Raya, Jumat (12/3/2021).

Selain dilintasi para pegawai, lanjut dia, jalur yang tembus ke Kadupandak, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug itu juga kerapkali dimanfaatkan para mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten sebagai jalur tercepat menuju kampus. 

“Ya walaupun sekarang sedang korona dan jarang dari pegawai atau mahasiswa melintas, tapi kan kami juga masyarakat yang ingin diperhatikan juga kebutuhannya khususnya perbaikan jalan,” ucap dia.

Junaedi berharap, pemerintah setempat dapat segera menindaklanjuti harapan warga sekitar ruas jalur tersebut dengan memperbaiki jalam yang rusak. Terlebih, sejak ia tinggal di lingkungan tersebut sekitar 30 tahun lalu, belum pernah dilakukan pembangunan atau perbaikian apapun terhadap jalan yang rusak.

 “Tentu kami masyarakat sangat berharap bisa merasakan melintas di jalan yang bagus, diaspal, dan tidak ada lubang lagi,” harapannya.

Dihubungi terpisah, Lurah Cilaku Safari membenarkan bahwa ruas Jalan Lingkungan Cilaku-Kadupandak, saat ini masih belum tersentuh pembangunan. Alhasil warga yang menggunakan akses jalan tersebut harus ekstra hati-hati, karena rawan kecelakaan.

“Tahun ini belum kami ajukan. Tapi enggak tau kalau sama lurah sebelumnya, soalnya saya baru sebulan. Paling nanti saya coba usulkan ke dinas PU, supaya diperbaiki,” kata Safari. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekejaan Umuk dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M Ridwan dihubungi via ponselnya, dalam keadaan aktif, namun tak merespon. Begitu pun saat dilayangkan pesan via chat WhatsApp, hingga berita ini ditulis tak kunjung berbalas. (harir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp