DaerahEkonomi & BisnisKota Serang
Trending

Sebulan Jelang Ramadan Harga Cabai Rawit Merah Lebih Mahal dari Daging Sapi, Kini Sudah Tembus Rp140.000 per Kg

SERANG, BANTEN RAYA- Harga cabai rawit merah melambung sebulan menjelang Ramadan 1442 hijriyah. Di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang. Uang yang harus dirogoh untuk bahan memasak dengan rasa pedas itu yakni mencapai Rp140 ribu per kilogram (kg). Kenaikan harga tersebut diduga terjadi akibat meningkatnya permintaan, sementara persediaan terbatas.

Pantauan Banten Raya, harga yang harus ditebus itu lebih mahal dari harga daging merah atau sapi. Dengan ukuran yang sama atau per kg-nya daging sapi dijual seharga Rp120 ribu.

Salah seorang penjual sayur mayur di PIR, Kota Serang Iyan mengakui, bahwa terjadi kenaikan sejumlah jenis sayur mayur khususnya cabai rawit merah. Kenaikan harga cabai rawit merah disebabkan, karena persediaan yang terbatas, namun berbanding terbalik dengan permintaan konsumen yang semakin melonjak, mengingat semakin dekatnya bulan suci Ramadan. 

“Dari awal tahun sebenrnya sudah naik mulai dari harga Rp60 ribu dan sekarang jadi Rp140 ribu per kilogramnya. Mungkin karena mau (bulan) puasa jadi banyak yang cari. Padahal stoknya sedikit, bahkan sempet enggak ada barangnya,” ujarnya kepada Banten Raya saat ditemui di tokonya di PIR, Jumat (12/3/2021).

Kendati harga cabai rawit saat ini tengah melonjak, ia mengaku tidak kehilangan konsumen, hanya saja jumlah penjualan tidak sebanyak seperti sebelum harga normal. Oleh karenanya, ia berharap segera ada solusi dari pihak terkait agar harga bahan pangan ini segera normal dengan harga yang mudah dijangkau konsumen.

“Harapannya sih pengen kembali normal lagi supaya pembelinya kejangkau,” ucap dia.

Selain harga cabai rawit merah, Iyan menyebutkan harga sayuran tomat pun mengalami kenaikan. Semula harga tomat Rp3 ribu sampai Rp4 ribu per kilogram, naik menjadi Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per kilogram. 

“Mungkin karena musim hujan ya jadi busuk,” jelasnya.

Sementara harga cabai rawit hijau sudah mulai turun dari semula Rp80 ribu per kilogram, sekarang Rp50 ribu per kilogram. Cabai merah besar semula Rp70 ribu per kilogram, sekarang Rp30 ribu per kilogram. Cabai merah keriting semula Rp80 ribu per kilogram, turun jadi Rp50 ribu per kilogram. Cabai hijau besar semula Rp40 ribu per kilogram, sekarang turun Rp20 ribu per kilogram.

Salah seorang pembeli Hani Fitriyani mengaku terbebani dengan adanya kenaikan harga cabai rawit merah atau yang dikenal dengan cabe setan ini. Dengan kondisi ekonomi yang tengah menurun, harga tersebut dirasa terlalu berat, karena bahkan melebihi harga lauk pauk.

Namun demikian, Hani tetap membelinya karena seluruh anggota keluarganya sangat menyukai makanan serba pedas. “Ya gimana, kalau enggak ada sambel anak-anak sama suami enggak mau makan. Makanya saya tetap beli saja,” tutur Hani.

Meski demikian, terpaksa mengurangi porsi konsumsi cabai dalam setiap masakan dan makanannya untuk mengurangi pengeluaran belanja. Hani menyiasatinya dengan menggunakan banyak tomat dibanding cabe rawitnya. 

“Sempat diprotes juga sama yang di rumah, kok kurang pedas, tapi ya mau gimana lagi kan belanja bukan cuma cabai aja,” katanya. (harir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp