DaerahKota Serang
Trending

Sering Jadi Biang Kerok Terjadinya Banjir, Mulai Besok Pemkot Serang Lakukan Normalisasi Kali dan Sungai

SERANG, BANTEN RAYA – Pemkot Serang menjadwalkan akan menormalisasi kali dan sungai yang menjadi penyebab banjir di Kota Serang mulai Senin (15/2/2021). Hal itu dilakukan agar saluran air kembali lancar. 

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, pada 3 Februari lalu Kota Serang diterjang banjir, salah satunya di Perumahan Taman Widya Asri ini terkena banjir yang menerjang 70 kepala keluarga (KK) warga tersebut.

“Nanti ada action (tindakan-red) terutama untuk masyarakat Perumahan Widya Asri nanti Senin (15/2/21). Ada action untuk melaksanakan normalisasi kali dan pengerukan,” ujar Syafrudin, kepada Banten Raya, didampingi para pejabat terkait, usai meninjau lokasi banjir di Perumahan Widya Asri Blok E, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu (13/2/2021).

Selain normalisasi kali, pihaknya pun akan menarik tembok penahan tanah (TPT) di Perumahan Taman Graha Asri yang longsor saat diguyur hujan pada, 3 Februari 2021.

“Ada juga jembatan yang terseret atau TPT (tembok penahan tanah) yang roboh akan kita angkat. Kalau terjadi banjir lagi atau hujan lebat air akan lancar,” ucap dia.

Syafrudin mengungkapkan, penyebab terjadinya banjir di Kota Serang beberapa waktu lalu, karena ada penyempitan dan pendangkalan kali atau sungai. Selain itu, ada sejumlah warga di beberapa perumahan mendirikan bangunan rumah di bantaran kali atau sungai. 

“Saya mohon kepada warga terutama di perumahan agar membangun rumah jangan mepet dengan kali, karena tanah bantaran kali milik negara bukan tanah developer,” ungkapnya.

Penyebab lainnya, sambung dia, karena perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan. “Ini juga menjadi penyebab kebanjiran,” jelas Syafrudin.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M Ridwan mengaku bahwa pihaknya telah melakukan normalisasi kali dan sungai yang menjadi penyebab langganan banjir. 

“Sebenarnya sudah mulai kita lakukan terutama di perumahan Ranau, Kali Parung yang sering terjadi banjir di Untirta sudah kita laksanakan normalisasi, di Graha Asri sudah, dan dilanjutkan di sini. Pokoknya di delapan titik penyebab banjir kemarin itu akan terus dinormalisasi,” terang Ridwan. (harir)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp