DaerahKota Serang
Trending

Siap-siap! Mulai Hari Ini, Terminal Pakupatan Terapkan Tes GeNose Secara Acak

SERANG, BANTEN RAYA – Terminal Pakupatan, Kota Serang bakal menerapkan tes GeNose secara acak mulai hari ini, Senin (26/4/2021). Hal tersebut dilakukan untuk memperketat perjalanan dalam rangkaian larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Pakupatan Waluyo Dianto mengatakan, sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 pada momen mudik Lebaran, Terminal Tipe A Pakupatan akan memberlakukan tes GeNose secara acak kepada penumpang. 

“Insya Allah mulai Senin kita akan melakukan pengetatan dengan random check,” ujarnya, Minggu (25/4/2021).

Waluyo mengungkapkan, tes GeNose merupakan bagian dari pengetatan terhadap penumpang yang akan berlangsung sampai dengan waktu pelarangan mudik pada 6 Mei 2021 sebagaimana disampaikan pemerintah. Sebab sebelum 6 Mei diperkirakan ada juga masyarakat yang berusaha ingin melakukan mudik ke kampung halaman.

“Setiap hari kita akan periksa secara acak. Jumlahnya bisa 10 atau 20, tidak pasti,” katanya.

Dijelaskannya, cek acak dengan menggunakan GeNose hanya akan diberlakukan kepada para penumpang trans Jawa dan Sumatera. Sebab penumpang yang tujuannya masih seputar Banten atau Jakarta diprediksi sudah dilakukan pemeriksaan GeNos di terminal keberangkatan atau terminal tujuan. 

“Untuk sementara GeNos kita berlakukan untuk penumpang trans Jawa dan Sumatera,” ungkapnya.

Lebih lanjut dipapar Waluyo, selain terhadap penumpang, pengetatan juga akan dilakukan terhadap armada bus dengan melakukan uji kelaikan. Sehingga diharapkan kondisi kendaraan dalam kondisi prima dan tidak membahayakan penumpang.

Baca juga

Dermaga Merak dan Seluruh Terminal di Banten Bakal Ditutup, Masih Mau Mudik?

Pemeriksaan menggunakan GeNose tidak akan dikenakan biaya. Bedanya dengan pemeriksaan sebelumnya, GeNose hanya akan digunakan pada penumpang bukan untuk masyarakat umum secara luas.

Waluyo mengakui pemeriksaan menggunakan GeNose di terminal Pakupatan ini terlambat bila dibandingkan dengan terminal-terminal lain yang ada di Indonesia. Sebab tidak mudah mempersiapkan segala sesuatunya.

“Harus dapat lisensinya dulu dari GeNose baru alat ini bisa dioperasionalkan,” ujarnya. (tohir) 

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp