DaerahKesehatanKota Serang
Trending

Soal Kegiatan ke Dieng, Ini Penjelasan dari Kepala Puskesmas Walantaka

SERANG, BANTEN RAYA – Kepala Puskesmas Walantaka Eneng Wulan memberikan penjelasan terkait tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas yang menggelar kegiatan penggalangan komitmen tahun 2021 di Kawasan Wisata Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, belum lama ini. 

Wulan menegaskan, sebelum melakukan perjalanan keluar daerah pihaknya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes). Bahkan, sebelum berangkat seluruh personel yang ikut ke Dieng telah divaksin Covid-19 jenis Sinovac.

“Kami sudah sesuai prokes dari mulai sopir sampai travel, semua sudah kami swab. Semua sudah divaksin. Tadi (kemarin-red) pagi kami melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Kami tahu resikonya bila tidak sesuai prokes,” kata Wulan melalui aplikasi WhatsApp Messenger, Senin (1/2/2021).

Setibanya dari Dieng pun, sambung dia, pihaknya berencana melakukan swab kembali. “Rencana dua atau tiga hari karena masa inkubasi sampai tiga atau lima hari,” jelasnya.

Wulan mengungkapkan dari total 60 nakes, 40 orang yang berangkat ke Dieng. Meskipun pihaknya melakukan kegiatan di luar daerah di waktu hari libur, UPT Puskesmas Walantaka tetap membuka pelayanan kesehatan untuk masyarakat siaga selama 24 jam. Sebab, ada petugas jaga di Puskesmas Walantaka.

“Tidak semua. Dokter standby di PKM (puskesmas-red) semua. Kami dan beberapa bidan. Tapi walaupun kami pergi, kami tanggungjawab dengan semua pelayanan di PKM. Kami buka 24 jam, enggak ada yang dilalaikan tanggung jawab kami sebagai nakes,” tegas Wulan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan keluar daerah itu tidak menggunakan anggaran pemerintah. “Dan kami tidak menggunakan uang negara. Kami menggunakan uang masing-masing staf,” ungkapnya.

Wulan menerangkan, bahwa jika pihaknya menggelar kegiatan di wilayah Banten, justru hal itu melanggar peraturan walikota (perwal) atau peraturan gubernur (pergub).

“Justru kalau di Kota Serang atau wilayah Banten itu tidak boleh, karena perwal, pergub melarang ada kegiatan untuk kumpul-kumpul karena zona merah. perwal atau pergub tidak ada peraturan larangan ASN untuk bepergian,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi B Muhsinun mengatakan, bahwa kegiatan nakes Puskesmas Walantaka secara kedinasan tidak melanggar aturan, karena dilakukan selama waktu libur.

“Ya secara kedinasan enggak masalah kan mereka libur, bukan waktu kerja,” paparnya.

Menurut dia, sepanjang kunjungan nakes itu diterima dan memenuhi prokes hal itu tidak menjadi masalah.

“Karena mungkin sudah memenuhi protokol kesehatan. Yang bersalah ketika di sana ditolak enggak boleh masuk atau diusir. Karena setiap daerah masing-masing kan menerapkan protokol kesehatan. Misalkan di sana zona merah, orang luar enggak boleh masuk, tapi dia maksa masuk berarti melanggar aturan setempat. Tapi ketika diterima, enggak jadi masalah,” paparnya. (harir)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp