DaerahKota Serang
Trending

Sudah 11 Tahun Kemenag Kota Serang Menumpang, Ribuan Dokumen Haji Ditumpuk di Gudang Sekolah

SERANG, BANTEN RAYA- Sudah kurang lebih 11 tahun Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang numpang di gedung milik MAN 2 Kota Serang. Dari delapan kabupaten/kota yang ada di Banten, hanya Kemenag Kota Serang yang belum memiliki kantor sendiri.

Akibatnya, ribuan dokumen pendaftaran haji ditumpuk di gudang sekolah yang dijadikan penyimpanan file. Kondisi ruangan yang sangat terbatas dikhawatirkan membuat dokumen tersebut hilang atau rusak. 

“Sudah 11 tahun kantor belum punya gedung refresentatif. Sementara ini masih numpang di MAN 2,” kata Kepala Kemenag Kota Serang Lukmanul Hakim kepada Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Banten Nanang Fatchurrahman saat acara pembinaan dan silaturahmi bersama jajaran Kemenag Kota Serang, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kota Serang, di Aula Kemenag Kota Serang, Ciwaru, Kota Serang, Rabu (17/3/2021).

Lukman mengatakan, selama 11 tahun Kemenag Kota Serang meminjam gedung milik MAN 2 Kota Serang. Hal ini menyebabkan pelayanan untuk masyarakat tidak bisa dilakukan secara maksimal. Salah satu kendala yang kerap dialami lantaran tidak memiliki kantor sendiri adalah, kurangannya tempat menyimpan dokumen/arsip dan masyarakat kesulitan karena lahan dan tempatnya terbatas. Yang paling dikhawatirkan adalah penyimpanan dokumen pendaftaran haji yang menumpuk sementara di gudang penyimpanan yang ada sangat terbatas.

Selama ini, untuk sementara dokumen-dokumen haji itu hanya disimpan di pojok-pojok ruangan terbatas melalui file-file. Lambat laun bila tidak punya kantor sendiri ia khawatir dokumen-dokumen itu akan hilang atau rusak. “Antrean hajinya kan 24 tahun. Menjaga dokumen itu selama 24 tahun itu kita jaga,” katanya.

Kepala Kanwil Kemenag Banten Nanang Fatchurrahman mengatakan, ia akan mendiskusikan masalah gedung kantor ini dan mencari solusi terbaik. Ia mengatakan, pengadaan kantor bukan perkara mudah, sehingga harus didiskusikan terlebih dahulu.

“Nanti kita carikan solusi terbaik karena ini kan tidak gampang,” katanya.

Nanang mengaku akan melakukan kerja sama dengan Pemkot Serang, Pemprov Banten, bahkan Kementerian Agama RI. Meski dalam keterbatasan, dengan semangat dan kebersamaan yang ada ia yakin akan ada solusi bagi masalah ini. (tohir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp