DaerahKota SerangPendidikan
Trending

Sulit Dapat Siswa, 30 SMP di Kota Serang Terancam Gulung Tikar

SERANG, BANTEN RAYA – Para kepala SMP swasta di Kota Serang menyampaikan keresahan tentang persaingan yang tidak sehat antara sekolah negeri dan swasta kepada DPRD Kota Serang. Data yang dimiliki Forum Kepala Sekolah SMP Swasta Sekota Serang, ada 30 SMP swasta yang terancam gulung tikar atau tutup tahun ini karena kekurangan murid.

“Ada 30 sekokah swasta terancam tutup atau merger karena tidak memenuhi jumlah siswa,” ujar Ketua Forum Kepala Sekolah SMP Swasta Sekota Serang Deni Gumelar saat beraudiensi dengan Komisi II DPRD Kota Serang di ruang rapat paripurna DPRD Kota Serang, Senin (21/6/2021).

BACA JUGA: Website PPDB Sempat Error Saat Diakses, Ombudsman Banten Minta Penjelasan Dindikbud

Deni mengatakan, saat ini banyak SMP swasta di Kota Serang yang kekurangan murid. Rata-rata hanya ada kurang dari 20 siswa per rombongan belajar atau kelas. Hal ini berbanding terbalik dengan jumlah siswa di SMP negeri yang mencapai 30 bahkan 40 lebih per kelas.

“Padahal aturan Permendikbud menyebutkan satu rombel maksimal 32 siswa,” katanya.

Saksikan Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Banten di Banen Raya Channel

Sayang, dalam implementasinya banyak sekolah yang melanggar Permendikbud itu. Bahkan sekolah banyak yang menerima siswa melebihi kuota yanh disediakan. 

Bila kondisi ini terus berlanjut dan dibiarkan, maka ia khawatir sekolah swasta akan semakin banyak yang gulung tikar. Tahun 2020 saja ada lima SMP yang tutup lantaran kekurangan siswa. (tohir)

Related Articles

Back to top button