DaerahKota Serang
Trending

Surat Imbauan Walikota Serang, Pasar Tumpah Royal Kembali Ditiadakan

SERANG, BANTEN RAYA – Pasar Tumpah Royal di Kota Serang yang menjadi tradisi tiap jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah kembali ditiadakan.

Peniadaan itu menyusul keluarnya Surat Imbauan Walikota Serang Nomor 440/351/Setda tertanggal 9 April 2021. Surat ditujukan bagi para koordinator atau ketua paguyuban pedagang kaki lima (PKL) di Ruas Jalan Taman Sari Royal, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Jalan Juhdi, Jalan Diponegoro, dan Jalan Maulana Hasanuddin Pasar Lama. 

Surat tersebut mengamanatkan tidak boleh ada penutupan ruas jalan tersebut dan tidak boleh ada penambahan pedagang. Hal itu lantaran agar tidak terjadi tingkat kerumunan massa yang tinggi. Mengingat situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung. 

Dengan kebijakam itu diharapkan tidak menimbulkan klaster baru. Sebab virus Covid-19 sudah masuk hingga ke tingkat yang paling rendah yaitu klaster keluarga.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang Kusna Ramdani mengatakan, tradisi Pasar Tumpah Royal diadakan pada H-3 sebelum lebaran. Namun lantaran masih pandemi Covid-19, pasar Tumpah kembali ditiadakan.

“Pasar Tumpah H-3 sebelum di Pasar Royal enggak ada. Sebelum pandemi Covid-19 tahun 2019 itu kan di tengah jalan royal itu ditutup, dipakai jualan. Nah sejak ada pandemi tahun 2020 dan tahun 2021 tidak ada. Jadi normal aja supaya ada jalan mobil. Seperti sekarang lah yang berlangsung,” tegas Kusna, kepada Banten Raya, dihubungi via ponselnya.

Ia mengungkapkan, biasanya pasar tumpah menutup ruas Jalan Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Juhdi. Namun untuk tahun ini tidak ada penutupan ruas jalan itu, sehingga arus transportasi kendaraan bermotor tetap normal seperti sekarang.

“Kalau itu tadi sudah saya sampaikan tidak boleh. Jadi malam takbir tidak boleh ada penutupan Jalan Royal ataupun Pasar Lama dan Jalan Juhdi. Berjalan normal seperti biasa, dan nanti para pedagang tidak ada yang berjualan di tengah jalan,” tegas dia.

Kusna mengatakan, untuk pemantauan dan patroli di Jalan Tirtayasa, Jalan Juhdi dan titik kemacetan di Kota Serang, pihaknya telah melakukan sejak awal Ramadan.

“Namun untuk menjelang hari raya idul Fitri, pemantauan dan patroli akan lebih diintensifkan,” kata Kusna.

Ia mengaku akan menerjunkan dua personel mobil patroli untuk menyisir titik-titik kemacetan itu.

“Dua mobil ini menyebar patroli ke Pasar Royal, Pasar Lama, Jalan Yumaga dan Jalan Patroli. Mulai pukul 4 sore sampai menjelang berbuka puasa,” tutur dia. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp