DaerahKota Serang
Trending

Tak Ada Lagi Menu BTS Meal di McD Ciceri, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

SERANG, BANTEN RAYA- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Serang Farach Richi menegaskan, jika pihak McDonald’s (McD) Ciceri telah menutup program promo BTS Meal di gerainya. Hal itu dilakukan karena promo tersebut telah memicu terjadinya kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

“BTS Meal dihentikan, pihak manajemen McD Serang dan perwakilan dari Jakarta  datang ke saya,” ujar Farach kepada bantenraya.com, Jumat (11/6/2021).

Selain alasan tersebut, penutupan menu BTS Meal juga dilakukan setelah Satgas Covid-19 Kota Serang memberikan terguran kepada pihak McD Ciceri agar tidak menyelenggarakan kegiatan serupa di tengah pandemi Covid-19. “Mereka (McD-red) diberikan teguran juga oleh Satgas Covid-19,” jelas dia.

Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, pihaknya telah meminta Lurah se-Kecamatan Serang untuk memberikan imbauan kepada perusahaan yang berpotensi menyelenggarakan promosi serupa.

BACA JUGA: Masih Penasaran, Warga Masih Datangi McD Ciceri, Berharap Dapat BTS Meal

“Kalau misalkan ada promo, pihak perusahaan memberikan pemberitahuan kepada kami,” tuturnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas membenarkan, bahwa produk promo BTS Meal McD Serang telah resmi dihentikan.

“Langsung kita tutup BTS Meal-nya, setengah jam setelah kejadian kerumunan massa. Hampir semua kota, malah di beberapa kota sudah ditutup. Langsung kita kasih teguran secara lisan dan tulisan ke manajernya,” kata Hari.

Terpisah, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, penutupan produk promosi BTS Meal sudah melalui dasar kajian pihaknya.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

“Itu kan dasar kajian ya. Kami menyerahkan ke bawah. Dasar kajiannya itu memang harus ditutup,” ujar Syafrudin, ditemui di Puspemkot Serang, Jumat (11/6/2021).

Ia mengimbau kepada seluruh pelaku badan usaha di Kota Serang harus menerapkan protokol kesehatan, mengingat situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung.

“Jadi harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan terutama menjaga jarak dan tidak ada kerumunan massa,” tandasnya. (harir)

Related Articles

Back to top button