DaerahEkonomi & BisnisKota Serang
Trending

Tak Ada Pasar Takjil di Masjid Agung Ats-Tsauroh Tahun Ini

SERANG, BANTEN RAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melarang aktivitas jual beli takjil di Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang pada tahun ini untuk menghindari penyebaran virus korona. Tahun ini adalah yang kedua kalinya larangan aktivitas jual beli takjil di Masjid Ats Tsauroh Kota Serang.

Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Kota Serang Akhmad Zubaidillah mengatakan, tahun ini Pemkot Serang sesuai hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melarang adanya aktivitas penjualan takjil di Masjid Ats Tsauroh. Lebih tepatnya di samping Islamic Center Masjid Ats-Tsauroh.

“Tahun ini tidak ada perdagangan takjil di Masjid Ats-Tsauroh,” ujar Zubaidillah, Rabu (14/4/2021).

Padahal tradisi berjualan takjil di Masjid Ats-Tsauroh, kata dia, sudah berlangsung cukup lama selama bertahun-tahun. Biasanya akan ada puluhan penjual takjil di lapangan yang biasa digunakan sebagai tempat parkir Masjid Ats-Tsauroh tersebut. 

Jajanan yang dijual tidak hanya terbatas makanan untuk berbuka puasa melainkam juga lauk pauk yang bisa dijadikan sebagai lauk ketika makan sahur. “Jualan di car free day juga tidak ada tahun ini,” katanya.

Zubaidillah mengungkapkan, Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kota Serang juga sebenarnya mengajukan izin membuka jajanan takjil di Serang Trade Center di daerah Legok, Kecamatan taktakan, Kota Serang. Ia sendiri sebagai kepala dinas mempersilahkan agar APKLI berkomunikasi dengan pihak Serang Trade Center. 

Namun sampai saat ini kabarnya pihak pengelola Serang Trade Center belum mengizinkan adanya acara tersebut. Mereka khawatir kegiatan itu menimbulkan kerumunan dan berpotensi terjadi penularan virus Covid-19. Berdasarkan usulan dari APKLI Kota Serang akan ada sekitar 60 pedagang UMKM yang akan berjualan takjil.

Kepala Satpol PP Kota Serang Kusna Ramdani membenarkan bahwa pasar takjil yang biasa digelar di Masjid Ats Tsauroh untuk tahun ini masih tidak diperkenankan buka untuk menghindari kerumunan. Apalagi, saat ini Kota Serang masuk zona oranye Covid-19. 

Bahkan untuk menghindari kerumunan juga tahun ini tidak akan ada lagi pasar tumpah malam takbiran di Royal sebagaimana tahun-tahun sebelumnya sebelum ada Covid-19. (tohir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp