DaerahEkonomi & BisnisKota Serang
Trending

Terima Kunker Komisi V DPR RI, Walikota Serang Minta Pembangunan KRL dan Fly Over Dilanjut

SERANG, BANTEN RAYA – Walikota Serang Syafrudin menerima kunjungan kerja dari rombongan Komisi V DPR RI di Stasiun Serang, Cilame, Kota Serang, Jumat (5/2/2021). Momentum itu dimanfaatkan Syafrudin untuk menyampaikan persoalan pembangunan jalur kereta rel listrik (KRL) dan fly over di Kota Serang yang belum dilanjutkan.

“Perlu saya sampaikan bahwa banyak keluhan dari Kota Serang terutama kaitannya dengan KRL. Ini program pemerintah pusat tapi baru sampai Kabupaten Lebak. Jadi kami mohon untuk KRL dilanjutkan sampai Kota Serang,” ujar Syafrudin, dalam sambutannya, di depan rombongan anggota dewan dan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Ia mengungkapkan, saat ini jalur KRL di Provinsi Banten, hanya sampai berada di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Oleh karena itu, pihaknya berharap pembangunan mode transportasi massal itu bisa dilanjutkan sampai ke daerah Kota Serang.

“Manfaatnya untuk mempercepat waktu tempuh, karena selama ini dengan kereta biasa waktu tempuhnya lambat, kalau dengan KRL itu bisa lebih cepat. Intinya untuk mempercepat transportasi buat masyarakat Kota Serang,” ucap dia.

Terkait fly over, Syafrudin memaparkan, tidak kalah penting bagi Pemkot Serang sebab Kota Serang merupakan satu-satunya daerah yang ada di Provinsi Banten yang belum memiliki jalur fly over. Mengingat Kota Serang adalah ibukota Provinsi Banten.

Padahal program infrastruktur tersebut masuk sebagai program pemerintah pusat sejak 2016 silam, namun sampai saat ini rencana pembangunan fly over di Kota Serang belum juga terealisasi.

“Soal fly over yang melintasi Jalan Sudirman ini sangat tertinggal sekali, karena rel kereta api berada di tengah-tengah kota dan satu-satunya jalan nasional yang belum ada fly over-nya adalah Kota Serang,” ungkapnya.

Menurut dia, sudah ada pembebasan lahan oleh Pemprov Banten untuk fly over di tahun 2021 ini. Pihaknya berharap Kementerian PU sudah bisa melaksanakan pembagunan fly over di Kota Serang pada tahun 2022 mendatang.

Ia menjelaskan, rencana pembangunan fly over juga berkaitan dengan lalu lintas di Kecamatan Serang dengan kepadatan penduduk saat ini. Pihaknya membuat jalan terobosan dari Kaligandu sampai Unyur ternyata itu terbentur dengan rel kereta api yang ada di wilayah tersebut.

“Kami sudah memohon kepada Dirjen Perkeretaapian sejak tahun 2017 akan tetapi sampai hari ini baik fly over maupun under pass belum disetujui oleh Dirjen Perkeretaapian,” terang dia. 

Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Golkar Dapil Banten 2 Tb Haerul Jaman mengaku pihaknya sudah mengusulkan agar pembangunan KRL dilanjutkan hingga Serang-Merak, karena sampai saat ini baru sampai Lebak KRL itu.

“Dan ini dibutuhkan oleh warga untuk transportasi massal ke Jakarta dan sebagainya,” ucap Jaman.

Tak hanya itu, dirinya pun mengaku telah meminta pembangunan under pass atau frontage yang di Kelurahan Unyur dilanjutkan, karena infrastruktur jalannya sudah dibangun oleh Pemkot Serang.

“Tinggal frontage atau fly over-nya sudah kami usulkan juga ke Kemenhub agar dapat segera dibangun, karena untuk mengurai kemacetan di Kota Serang,” kata dia.

Kemudian juga di Serang Timur, sambung Jaman, ada zona pelaku usaha industri yang besar. Dari zona industri ingin ada jalur kereta api yang tersambung dengan jalur kereta api yang sudah ada saat ini. “Ini juga Sudah saya sampaikan,” akunya.

Terkait pembangunan fly over di Jalan Jenderal Sudirman, pihaknya mengaku telah menyampaikan usulan tersebut ke Kementerian PUPR, karena manfaatnya untuk mengurai kemacetan di Ibukota Provinsi Banten.

“Dan ini sudah ditindaklanjuti mudah-mudahan di tahun berikutnya sudah ada anggaran yang sudah dialokasikan untuk pembangunan fly over-nya,” tutur Jaman. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp