Kota Serang
Trending

Tersangka Kasus Kerumunan Sepakbola Tarkam di Kota Serang Bakal Bertambah

SERANG, BANTEN RAYA- Penyelidikan kasus kerumunan massa sepakbola antar kampung (tarkam) di Lapangan Geraha Cibogo, Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang pada Desember 2020 terus berlanjut. Penyidik tengah membidik tersangka baru dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan (proses) dimasa pandemi virus korona tersebut.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Mochamad Nandar mengatakan, berkas perkara ketua panitia sepakbola tarkam berinisial MTR (36) telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. “Berkas sudah kita serahkan ke Kejari,” katanya kepada Banten Raya, Senin (22/2).

Nandar menjelaskan, berdasarkan petunjuk jaksa, kepolisian diminta untuk melakukan pengembangan. Selain ketua panitia, ada kemungkinan tersangka lain yang akan terjerat kasus tersebut. “P19 (pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi), iya (tersangka tambahan). Panitia (calon tersangka lain). Nanti kita ekspose lagi,” jelasnya.

Diketahui, pada Rabu (2/12) sore, ribuan penonton sepakbola antar kampung (tarkam) di Lapangan Cibogo, Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang mengabaikan protokol kesehatan Covid-19. Peristiwa tersebut terekam dalam laga final Kerbau Cup 2020 antara tim Jaga Ripuh dan Jaga Ireng.

Pertandingan sepakbola itu juga berimbas ke Kapolsek Walantaka. Dimana Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar langsung mencopot AKP Masruri dari jabatannya, karena dianggap abai dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah hukumnya.

Pada Jumat (11/12) kepolisian menetapkan MTR (36), ketua panitia sepakbola antar kampung itu sebagai tersangka, setelah kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi. Dalam kasus ini, MTR akan dijerat pasal 14 ayat 1 Undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit dengan ancaman pidana penjara 1 tahun, jo pasal 93 UU nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan dengan ancaman pidana 1 tahun dan denda Rp 100 juta jo pasal 216 KUHP. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp