DaerahKota Serang
Trending

Tuding Ada Kejanggalan Soal Tukar Guling Aset Lahan, Hamas Geruduk Kantor Walikota Serang

SERANG, BANTEN RAYA – Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) menggeruduk Kantor Walikota Serang di Setda Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu (7/4/2021). Mereka menuntut Pemkot Serang untuk melakukan appraisal ulang terkait ruislag atau tukar guling barang milik daerah (BMD) berupa lahan dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS).

Pantauan Banten Raya, dalam aksinya belasan mahasiswa berunjuk rasa di depan gerbang Puspemkot Serang. Tak lama setelahnya, mereka diizinkan masuk untuk berdialog dengan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, Sekda Kota Serang Nanang Saefudin, dan beberapa pejabat terkait di ruang kerja Wakil Walikota Serang. Setelah puas menyampaikan aspirasinya, Subadri bersama jajarannya menemui massa yang berada di luar Setda. 

Ketua Hamas Pengurus Pusat (PP) Kota Serang Busaeri mengatakan, berdasarkan kajian pihaknya bahwa terdapat kejanggalan dalam proses ruilslag tersebut. Seba, dilihat dari hasil sebuah proses ternyata pertukaran tanah itu terjadi tidak sebanding soal nilai yang ditukar gulingkan.

“Ya ada kejanggalan soal ruilslag ini. Pertama soal nilainya dan yang kedua tidak sebanding karena letak strategis tanah di Penancangan dan di Kemanisan, Kecamatan Curug,” ujarnya usai aksi.

Selanjutnya tuntutan yang kedua, sambung dia, bahwa ternyata informasi yang berkembang, pihak PT BKKS belum bisa menunjukkan bukti kepemilikan tanah yang akan ditukar guling. Sedangkan di dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 sudah dijelaskan bahwa salah satu klausul harus ada bukti kepemilikan tanah. 

“Tetapi hari ini pihak PT BKKS belum bisa memberikan. Artinya ada kejanggalan di dalam proses ini,” ucap dia.

Busaeri mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin memberikan penjelasannya. Ada 20 tahapan yang harus dilalui, dan baru terpenuhi tujuh tahapan. Maka pihaknya menuntut Pemkot Serang harus menginformasikan progres ruilslag kepada khalayak. 

“Artinya ini juga perlu terpublikasi agar masyarakat Kota Serang mendapatkan informasi serupa bahwa tahapan ini masih panjang,” jelasnya. (harir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp