DaerahKesehatanKota CilegonKota SerangKota TangerangKota TangselLebakPandeglangPemprov BantenSerangTangerang
Trending

Update Sebaran Covid-19 di Banten, Jumlah Konfirmasi Positif Nyaris Tembus 30.000 Kasus

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat total kasus konfirmasi Covid-19 di Banten mencapai 29.249 hingga Jumat (5/2/2021). 

Berdasarkan data yang dirilis Dinkes Provinsi Banten, total kasus konfirmasi itu bertambah 325 dibanding hari sebelumnya. Adapun rinciannya terdiri atas 4.089 masih dirawat, 24.237 sembuh dan 833 meninggal.

Sementara untuk jumlah kasus per daerah terdiri atas Kota Tangerang dengan 5.814 sembuh, 346 masih dirawat dan 128 meninggal. Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 4.922 sembuh, 585 masih dirawat dan 277 meninggal. Kabupaten Tangerang 6.223 sembuh, 436 masih dirawat dan 156 meninggal. Kabupaten Lebak 622 sembuh, 984 masih dirawat dan 29 meninggal.

Kota Cilegon 2.858 sembuh, 429 masih dirawat dan 122 meninggal. Kota Serang 847 sembuh, 712 masih dirawat dan 42 meninggal. Kabupaten Serang 1.879 sembuh, 402 masih dirawat dan 59 meninggal. Terakhir di Kabupaten Pandeglang 1.162 sembuh, 195 masih dirawat dan 20 meninggal.

Dua daerah yaitu Kota Tangerang dan Kota Tangsel masuk zona merah penyebaran Covid-19. Sementara enam daerah lainnya berada di zona oranye. 

Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, tiga daerah yang sempat masuk zona merah yaitu Kota Cilegon, Kota Serang dan Kabupaten Tangerang kini sudah berada di zona oranye. Meski demikian, untuk Kota Tangsel tidak mengikuti jejak ketiga daerah itu dan kini masih berada di zona merah.

Dipaparkannya, terdapat beberapa penyebab Kota Tangsel masih berstatus zona merah. Pertama, kasus positif dan kematian akibat Covid-19 di Kota Tangerang Selatan masih tinggi. Kedua, disiplin masyarakat dalam penerapan protokol kesehatannya masih kurang. Ketiga, penegakan disiplin protokol kesehatan masih kurang.

“Keempat, fasilitas tempat tidur di rumah sakit yang tersedia baik ruang isolasi maupun ICU (intensive care unit) Covid-19 masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah kasus positif. Penyebab terakhir, 3 T (tracing, testing dan treatment) masih kurang jika dibanding kasus positif yang ada,” tuturnya. (dewa)  

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp