DaerahKota Serang
Trending

Walikota Serang Minta Gubernur Segera Serahkan Banten Lama

SERANG, BANTEN RAYA – Walikota Serang Syafrudin meminta Pemprov Banten segera menyerahkan Banten Lama yang berada di Kecamatan Kasemen, karena aset Kota Serang. Aspirasi ini terungkap setelah acara reses masa persidangan ketiga tahun sidang 2020-2021 yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Banten dapil Kota Serang, di ruang kerja Walikota Serang Setda lantai 2 Puspemkot Serang, Kota Serang, Jumat (18/6/21).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, sampai hari ini Banten Lama belum diserahkan kepada Pemkot Serang. Padahal itu aset Kota Serang. Sehingga hal ini menjadi beban pemikiran Pemkot Serang.

“Banten Lama itu aset Pemkot Serang, kok sampai dikuasai oleh provinsi,” ujar Syafrudin, kepada bantenraya.com usai menerima reses.

Bahkan, lanjut dia, sampai ada yang menarik retribusi ilegal yang tidak masuk dalam pendapatan asli daerah (PAD) baik ke Pemkot Serang maupun ke Pemprov Banten.

“Itu perlu saya sampaikan agar dibawa ke Provinsi. Karena selama ini gak ada koordinasinya,” ucap dia.

Tak hanya itu, pihaknya pun mengaku belum lama ini menerima aspirasi dari Kenadziran Banten Lama terkait lahan parkir di kawasan Banten Lama. Pihak Kenadziran pun menuntut Pemprov Banten segera menyerahkan aset itu kepada Pemkot Serang.

BACA JUGA: 3 Bocah Tewas Tenggelam di Proyek Kanal Banten Lama

“Kemarin juga ada aspirasi dari Kenadziran, karena ini semrawut, makanya kita tindaklanjuti,” katanya.

Syafrudin mengakui bahwa revitalisasi Banten Lama belum rampung. Namun jika Pemkot Serang yang mengelola lahan parkir di seluruh kawasan Banten Lama, pihaknya optimistis dapat mendulang PAD untuk Kota Serang.

“Sedikit lagi. Ya mampulah masak gak mampu. Ya sekitar Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar lah ada,” ungkap Ketua Umum PAN Banten ini.

Karena itu, pihaknya berharap agar Banten Lama segera diserahkan dari Pemprov Banten, sehingga pengelolaannya oleh Pemkot Serang juga jelas.

“Ya segera diserahkan ke Kota Serang, supaya kami gak bingung. Ini kan gak jelas. Saya melangkah bingung, gak melangkah juga bingung,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Kota Serang Juheni M Rois mengaku pihaknya siap menyampaikan aspirasi warga Kota Serang dan Pemkot Serang kepada Pemprov Banten. Sebab Banten Lama menjadi kewenangan Pemkot Serang.

“Kita akan klarifikasi ke Dinas Perkim Provinsi Banten. Katanya itu dana parkir itu dikelola oleh Dinas Perkim Provinsi Banten kita akan klarifikasi sejauh mana,” kata Juheni, kepada Banten Raya.

Menurut politikus PKS ini, jika Banten Lama itu menjadi kewenangan Pemkot Serang, maka Pemprov Banten tidak perlu ikut campur, dan segera diserahkan kepada Pemkot Serang, supaya tertib.

“Kalau itu memang kewenangan Kota Serang ya Provinsi Banten tidak perlu ikut campur,” ucap dia.

Pihaknya mengaku banyak berterima kasih kepada Pemprov Banten yang telah merevitalisasi kawasan Banten Lama, sehingga kondisinya kini lebih tertata baik.

Saksikan Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Banten di Banten Raya Channel

“Tapi ketika pengelolaannya menjadi Kota Serang, ya segera diserahkan kepada Kota Serang, supaya tertib,” jelasnya.

Kendati pun pembiayaan revitalisasi Banten Lama itu dianggarkan oleh Pemprov Banten. Juheni juga berharap Pemprov Banten melaksanakan kewajibannya sesuai dengan tupoksinya. Begitu pun dengan Kota Serang melaksanakan tupoksi sesuai dengan kewenangannya.

“Jangan sampai kewenangan Kota Serang diambil oleh alih oleh provinsi hanya gara-gara yang membangun Provinsi Banten. Itu tidak seperti itu,” katanya.

Apakah ada tenggat waktu untuk penyelesaiannya? “Kita ini reses hari terakhir, besok paripurna, nanti kita akan rapat internal dulu,” jelas dia. (harir)

Related Articles

Back to top button