DaerahKota Serang
Trending

Walikota Serang Syafrudin Klaim Kinerjanya Berhasil

SERANG, BANTEN RAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Serang tahun anggaran 2020 ke DPRD Kota Serang, melalui rapat paripurna di DPRD Kota Serang, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (29/3/2021).

Berdasarkan LKPJ tersebut, Walikota Syafrudin mengklaim kinerja penyelenggaraan Pemkot Serang selama satu tahun anggaran rata-rata mencapai hingga 90 persen.

Syafrudin mengatakan, secara keseluruhan hasil kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tahun 2020 ini semuanya di atas 90 persen, sekalipun ada pandemi Covid-19.

“Intinya di atas 90 persen dan tidak ada yang terkendala. Ada yang 90 bahkan ada yang melampaui 100 persen. Alhamdulillah sudah rampung dan kami menunggu pembahasan dari DPRD Kota Serang,” kata Syafrudin didampingi Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin usai rapat.

Ia menjelaskan, berdasarkan gambaran tentang kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, dapat dilihat dari realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020. Di antaranya alokasi pendapatan asli daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp166 miliar, dengan realisasi sebesar Rp180 miliar atau melampaui target sebesar 108,5 persen.

“Kemudian untuk alokasi dana perimbangan ditargetkan sebesar Rp861 miliar dengan realisasi sebesar Rp847 miliar atau 98,38 persen. Sementara alokasi lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan Rp249 miliar dengan realisasi Rp237 miliar atau 95,16 persen,” jelas dia.

Ia mengungkapkan, belanja daerah Kota Serang dianggarkan sebesar Rp1,384 triliun dengan realisasi Rp1,321 triliun atau 95,46 persen.

“Komponennya, belanja tidak langsung dari alokasi anggaran sebesar Rp672 miliar dan terealisasi sebesar 636 miliar atau 94,55 persen. Kemudian belanja langsung dari alokasi pagu anggaran sebesar Rp711 miliar terealisasi sebesar Rp685 miliar atau 96,33 persen,” ungkapnya.

Syafrudin menerangkan, untuk penyelenggaraan urusan pemerintahan dapat dilihat dari capaian kinerja program dan kinerja kegiatan seluruh OPD. Di antaranya penyelenggaran wajib pelayanan dasar yang terdiri dari 31 program dan 581 kegiatan memperoleh rata-rata capaian kinerja program 92,71 persen dan capaian kinerja kegiatan 93,67 persen. Pihaknya akan menunggu hasil penyerahan LKPJ tersebut. Hasilnya bisa berupa rekomendasi atas kekurangan dari LKPJ 2020. 

“Sudah dibuat panitia khusus (pansus) juga, hasilnya akan direkomendasikan jika ada kinerja kami di tahun 2020 yang kurang. Kami tunggu hasil pembahasan dewan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang Babay Sukardi mengatakan, pihaknya akan mengoreksi atas kinerja Pemkot Serang selama tahun 2020. Hal tersebut dilakukan agar ada perbaikan kinerja di tahun berikutnya.

“Yang namanya koreksi atau kritik itu perlu sekali pun sekarang bentuknya hanya rekomendasi tentu itu ada catatan atau kritik untuk perbaikan kinerja. Jadi ini harus terkoreksi dengan sebenar-benarnya,” ujar Babay.

Untuk diketahui, pansus untuk pembahasan LKPJ tahun 2020 Walikota Serang sudah dibentuk usai rapat peripurna tersebut. Diketuai oleh Bambang Janoko, wakil ketua Muji Rohman. Sementara anggotanya terdiri dari 13 orang. (harir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp