DaerahKota Serang
Trending

Warga Ibu Kota Banten Masih Ada yang BAB Sembarangan

SERANG, BANTEN RAYA- Banyak warga di empat kelurahan di Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, masih buang air besar (BAB) sembarangan. Itu terjadi karena mereka belum memiliki jamban keluarga.

Kepastian ini terungkap saat Camat Cipocokjaya Tb Yassin monitoring pembangunan jamban keluarga sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di Lingkungan Cigintung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (15/6/2021).

Camat Cipocok Jaya Tubagus Yassin mengatakan, dari delapan kelurahan yang ada di wilayahnya, masih ada empat kelurahan lagi yang warganya masih BAB sembarangan.

Empat kelurahan itu Kelurahan Tembong masih ada 117 kepala keluarga (KK), Kelurahan Gelam masih ada 85 KK, Kelurahan Karundang masih ada 47 KK, dan Kelurahan Cipocok Jaya masih ada 27 KK.

“Ya warga empat kelurahan masih ada yang dolbon, doli, dan dolwah. Kalau di Tembong doli, dolwah, dan dolbon. Kalau di Gelam dolbon,” ujar Yassin dihubungi bantenraya.com, Selasa (15/6/2021).

BACA JUGA: Duhhh, Ada 7.319 Balita Menderita Stunting di Lebak

Ia menjelaskan, masih banyak warganya yang BAB sembarangan karena faktor ekonomi masyarakat dan pemahaman yang rendah. “Disamping tingkat kesadaran, mereka mau bikinnya belum mampu. Belum ada greget untuk buat WC mereka mengutamakan kebutuhan yang lain,” jelas dia.

Yassin menargetkan dua bulan kedepan Cipocok Jaya bebas BAB sembarangan. Sebab, pihaknya bersama masyarakat dan kader PKK menggulirkan program iuran untuk membangun jamban keluarga STBM.

“Target saya, Agustus Cipocokjaya bebas BAB sembarangan. Sebab tiap Minggu ada progres. Saya juga ada program prelek (iuran-red) dengan para lurah Rp50 ribu, dan iuran dari masyarakat tidak dipatok untuk membantu program jamban keluarga,” terangnya.

Sementara itu, Lurah Gelam Aris Arizal mengungkapkan, sejak dirinya menjabat Lurah Gelam tahun 2019, jumlah warganya yang belum memiliki jamban keluarga sebanyak 690 KK. Tahun ini jumlah warganya yang belum memiliki jamban keluarga tersisa 85 KK.

Saksikan Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Banten di Banten Raya Channel

Untuk menuntaskan masalah BAB sembarangan, pihaknya meluncurkan program gerakan empat ribu rupiah siapkan jamban keluarga mandiri (Gempur Sijapri). Dirinya bersama masyarakatnya iuran tanpa dipatok tarif untuk membangun jamban keluarga. Karena itu pihaknya optimistis wilayahnya bebas BAB sembarangan.

“Insya Allah mudah-mudahan Allah mengabulkan keinginan Pak Camat, Agustus selesai. Tapi kalau saya pelan-pelan yang penting target selesai,” kata Aris. (harir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp