DaerahKota Serang
Trending

Wow!! Daftar Tunggu Haji di Kota Serang Sampai 25 Tahun

SERANG, BANTEN RAYA – Warga Kota Serang yang ingin melaksanakan ibadah haji harus bersabar. Pasalnya daftar tunggu haji di Kota Serang sudah mencapai 25 tahun.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang Deni Rusli mengatakan, daftar tunggu haji di Kota Serwng sampai tahun 2021 mencapai 25 tahun. Adapun yang berhak melunasi tabungan haji tahun ini mencapai 825 jemaah haji.

“Dengan adanya penundaan haji maka daftar tunggu haji akan semakin panjang,” kata Deni, Senin (8/2/2021).

Deni mengatakan, tahun ini belum ada Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi mengenai pelaksanaan ibadah haji tahun 2021. Namun Pemerintah Indonesia tetap masih berharap pelaksanaan haji bisa dilaksanakan tahun ini.

Kemenag sendiri memiliki tiga skenario dalam pelaksanaan ibadah haji. Pertama, Kemenag siap bila jemaah haji akan berangkat 100 persen tahun ini. Kedua, Kemenag siap bila ada pembatasan jemaah haji karena menghindari penularan Covid-19. Ketiga, Kemenag juga akan siap bila tahun ini pemberangkatan hari kembali batal

“Apa pun keputusan dan kebijakan Arab Saudi Kemenag siap,” katanya.

Deni mengatakan, berdasarkan perhitunganya, bila puncak haji yang jatuh pada 9 Zulhijaah (bertepatan dengan 19 Juli 2021) yaitu wukuf di Arafah maka MoU antara Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi paling lambat harus sudah dilakukan pada pertengan Maret nanti. Bila sampai saat itu tidak ada MoU, maka jemaah haji Indonesia dipastikan tidak akan berangkat tahun ini.

“Haji itu kloter (kelompok terbang) terakhir biasanya H-5 puncak haji sehingga sampai sana masih bisa umrah wajib,” katanya.

Deni menyatakan, bila berangkat pada H-5 Zulhijah, maka pada tanggal 5, 6, 7-nya melaksanakan haji. Karena tanggal 8 Zulhijah sudah tarwiyah biasanya langsung diberangkatkan dari maktab ke Arafah untuk keesokan harinya wukuf di sana.

Deni menyatakan, jemaah haji Indonesia paling banyak melaksanakan haji tamatu, yaitu yang melaksanakan haji dimulai dengan umrah dahulu baru kemudian haji.

Kalau tidak cukup waktu maka bisa melaksanakan ifrod, yaitu hanya melaksanakan haji. Atau haji korn, yaitu disatukan antara umroh dan haji.

Kepala Kemenag Kota Serang Lukmanul Hakim mengatakan, pihaknya diperintahkan mendata petugas haji. Namun, belum tentu perintah itu pertanda bahwa tahun ini haji akan dilaksanakan. (tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp